Berita

Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti ziarah ke makam Syaikhona Kholil, di Bangkalan Madura/Ist

Politik

Jangan Gaduh, LaNyalla Mattalitti Percaya Presiden Jokowi Reshuffle Kabinet Sesuai Kebutuhan

SENIN, 19 APRIL 2021 | 19:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo diminta untuk segera menentukan dan mengangkat menteri baru sesuai kebutuhan negara dalam memerangi kontraksi ekonomi yang disebabkan pandemi Covid-19.

"Orientasinya adalah bagaimana perekonomian kita dapat segera bangkit dari keterpurukan imbas pandemi Covid-19 ini," ujar Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam masa resesnya di Madura, Jawa Timur, Senin (19/4).

LaNyalla meminta semua pihak tidak membuat gaduh dengan keputusan yang diambil oleh presiden. Pada saat sama, ia juga berpesan kepada presiden untuk segera menggunakan hak prerogatifnya dalam memilih pembantunya di pemerintahan.


"Kita memerlukan konsentrasi penuh dalam pemulihan perekonomian nasional. Jadi sedapat mungkin presiden menghindari membuat keputusan yang dapat mengundang kontroversi agar tak timbul kegaduhan," katanya.

Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu menilai, siapapun yang akan mengisi kabinet nantinya, yang terpenting adalah memiliki kualifikasi dan mampu menjalankan misi pembangunan, serta membawa kemajuan bangsa.

"Figur menteri yang akan mengisi kabinet nanti sebaiknya adalah sosok yang bisa mempersatukan setiap komponen bangsa," tutur Senator Dapil Jawa Timur tersebut.

Seperti diketahui, kocok ulang atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju yang sebelumnya didengungkan belum juga diumumkan. Reshuffle awalnya diyakini akan diumumkan Presiden Joko Widodo pekan lalu.

Sejumlah informasi dan prediksi menguap ke publik perihal reshuffle jilid II. Dari inisial anggota kabinet yang bakal direshuffle hingga partai oposisi yang diyakini bakal dirangkul menjadi koalisi menjadi isu hangat.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya