Berita

Asep Saputra, pedagang bakso yang dibacok KKB/Net

Politik

DPR Minta KKB Digolongkan Terorisme Usai Berulah Bacok Tukang Bakso

SENIN, 19 APRIL 2021 | 14:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berulah lagi. Kali ini mereka melakukan pembacokan terhadap penjual bakso keliling di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Minggu (18/4).

Komandan Kodim (Dandim) 1705 Nabire Letkol Inf Benny Wahyudi menjelaskan bahwa pembacokan dilakukan dua anggota KKB terhadap Asep Saputra. Pria berusia 50 tahun itu merupakan warga Kampung Yokatapa yang berprofesi sebagai penjual bakso keliling.

Pembacokan terhadi pada pukul 14.30 WIT, tepatnya saat pria kelahiran Brebes, Jawa Tengah itu berjualan di depan kantor BPD Sugapa.


“Pelaku dua orang dan melarikan diri setelah melakukan pembacokan itu. Aparat saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata Komandan Kodim (Dandim) 1705 Nabire Letkol Inf Benny Wahyudi, Senin (19/4).
 
Akibat bacokan itu, Asep mengalami luka sobek pundak kiri, dada kanan, pinggang kiri dan tangan kanan. Saat ini Asep telah dievakuasi ke RSUD Nabire.

“Korban sudah berada di RSUD Nabire dan ditangani tim medis di rumah sakit tersebut,” ujar Dandim.
 
Sebelum pembacokan ini, KKB telah berulah dengan membunuh dua orang guru dan satu pelajar, serta membakar fasilitas pendidikan berupa sekolah dan perumahan guru.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat, Syaifullah Tamliha berharap Kepolisian Republik Indonesia menindak tegas aksi KKB di Papua. Dia meminta pihak kepolisian agar KKB didefinisikan sebagai teroris seperti yang diatur dalam UU 5/2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

“Saya berharap pihak kepolisian segera menindak tegas aksi tersebut dan menetapkan bahwa organisasi KKB sebagai pelaku terorisme,” katanya.
 
Aksi KKB yang telah menebar teror dengan membunuh dan merusak serta melakukan kekerasan, kata politisi PPP ini, telah termasuk dalam definisi terorisme pada dalam UU 5/2018 tersebut.

“Dalam menentukan sebuah kelompok masuk dalam kategori teroris atau tidak, kita jangan sampai hanya terjebak dengan aksi motif ideologi pada kelompok radikal atau agama saja,” ujarnya.
 
Tamliha mengatakan bahwa aparat keamanan, baik Polri maupun TNI harus menindak kelompok KKB secara tegas dan tanpa kompromi. Ia mengatakan bahkan sudah saatnya TNI memperkuat pasukan dengan menambah jumlah personel.

“Untuk menumpas KKB yang sangat meresahkan masyarakat tersebut,” pungkas Tamliha.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya