Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Berikan Rasa Aman Wisatawan, Menparekraf Dorong Penerapan CHSE Di Situs Wisata Religi

SENIN, 19 APRIL 2021 | 02:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Cara masyarakat dalam berwisata religi atau berziarah pada pandemi Covid-19 dinilai sangat berisiko.

Wisata religi identik dengan kujungan yang membeludak hingga tidak menjaga jarak. Sementara di masa pandemi ini, mobilitas hingga jarak seseorang harus dibatasi.

"Sangat berisiko (wisata religi di masa pandemi)," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/4).


Berangkat dari hal tersebut, Sadiaga berujar bahwa tren wisata ke depan seperti wisata religi harus mampu menyesuaikan panduan yang sudah ditetapkan dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro, termasuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

"Kita juga harus memastikan jumlah dari kunjungan wisatawan tidak membludak. Ada pendekatan pembatasan dan informasi yang nantinya akan berbasis aplikasi teknologi," ujarnya.

Oleh karena itu, Sandiaga mengatakan, penerapan prinsip CHSE (Cleanliness, Helath, Safety and Environment Sustainability) sudah menjadi sebuah keharusan.

Penerapan CHSE itu tidak hanya di destinasi-destinasi utama seperti Ancol atau Kota Tua Jakarta, juga di beberapa destinasi unggulan lainnya. Tetapi juga sampai menyentuh situs-situs religi.

"Kuncinya adalah bagaimana sosialisasi dan edukasi kami kepada para pengelola destinasi wisata, terutama wisata religi," demikian Sandiaga.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya