Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Alami Pembekuan Darah Setelah Disuntik Vaksin AstraZeneca, Seorang Wanita Australia Meninggal Dunia

SABTU, 17 APRIL 2021 | 14:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pembekuan darah fatal yang diderita seorang wanita asal New South Wales (NSW), kemungkinan besar terkait dengan vaksin AstraZeneca yang diterimanya. Pernyataan itu disampaikan Therapeutic Goods Administration (TGA) pada Jumat (16/40 malam.

Wanita tersebut melakukan vaksinasi pada pagi hari tanggal 8 April. Kemudian dia mengalami pembekuan darah 'ekstensif' selama empat hari, samai kemudian dia meninggal di rumah sakit.

Grup Investigasi Keamanan Vaksin (VSIG) dan TGA kemudian bertemu dan menyimpulkan bahwa kasus trombosis (pembekuan darah di arteri dan vena) yang dilaporkan baru-baru ini dengan trombositopenia (jumlah trombosit rendah) kemungkinan besar terkait dengan vaksinasi.


"VSIG meninjau laporan tentang seorang wanita berusia 48 tahun yang divaksinasi di New South Wales dan dirawat di rumah sakit dengan kejadian tromboemboli dan trombositopenia (TTS) yang ekstensif empat hari setelah menerima Vaksin Covid-19 AstraZeneca," katanya, dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat malam, seperti dikutip dari 9News, Sabtu (17/4).

"Sayangnya, orang ini meninggal di rumah sakit dan kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarganya," kata pernyataan itu.

Kasus tersebut merupakan kematian pertama di Australia yang kemungkinan terkait dengan vaksin dan kasus ketiga pembekuan darah serius setelah menerima vaksin, dengan dua kasus pertama masih di rumah sakit.

"Peninjauan kasus ini dipersulit oleh kondisi medis yang mendasari pasien, termasuk diabetes, beberapa kondisi medis lain serta beberapa fitur atipikal," ujar regulator, menjelaskan proses yang dilakukan oleh VSIG.

Regulator Australia mengubah saran mereka tentang pemberian vaksin AstraZeneca kepada orang-orang yang berusia di bawah 50 pada Kamis (8/4), tetapi wanita itu divaksinasi sebelum pengumuman itu diberlakukan.

Regulator mengatakan biasanya ada efek samping yang umum, seperti demam, nyeri otot, kelelahan dan sakit kepala, yang biasanya dimulai dalam 24 jam setelah menerima suntikan dan berlangsung satu atau dua hari.

Jika efek itu parah dan berlanjut terus-menerus, berarti ada yang tidak beres.

"Konsumen harus segera mencari pertolongan medis, jika beberapa hari setelah vaksinasi, mereka mengalami gejala seperti sakit kepala parah atau terus-menerus atau penglihatan kabur, sesak napas, nyeri dada, pembengkakan kaki atau nyeri perut yang terus-menerus memar kulit yang tidak biasa dan  atau berbentuk bintik-bintik bulat di luar tempat suntikan," kata TGA.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya