Berita

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan saat peluncuran aksi pencegahan korupsi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) 2021-2022/Repro

Politik

Menko Luhut: Maaf, OTT KPK Sekarang Sudah Tidak Bikin Kapok

SELASA, 13 APRIL 2021 | 17:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap tidak membuat orang menjadi jera berbuat rasuah.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan di acara peluncuran aksi pencegahan korupsi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) 2021-2022 bertema "Cegah Korupsi Dari Hulu ke Hilir" di akun YouTube KPK, Selasa (13/4).

Menurut Luhut yang memiliki pengalaman selama hampir 7 tahun di kabinet, pencegahan korupsi oleh KPK sudah mulai semakin baik pada akhir-akhir ini.


"Itu (pencegahan korupsi) menurut saya hal yang sangat penting, tidak sekadar OTT. OTT itu kita lihat tidak membuat orang jera. Kalau kita lihat juga, maaf kalau saya bicara agak terbuka, OTT sendiri buahnya juga tidak juga seperti yang kita harapkan, orang jadi kapok. Ndak juga," ujar Luhut.

Akan tetapi, pencegahan korupsi seperti yang dilakukan KPK patut dikedepankan dan dicontoh oleh pihak lain.

"Kita jangan biarkan orang terjerumus kalau masih bisa kita ingatkan," lanjut Luhut.

Pada dasarnya, KPK adalah lembaga super sakti. Sehingga, jika bisa memainkan peran pencegahan, maka akan menurunkan tingkat korupsi.

"Tapi kalau hanya sekadar penindakan tanpa menegakkan pencegahan, saya pikir tidak akan arif. Nah sekarang saya lihat pimpinan KPK sekarang ini sangat banyak mendorong masalah penjagaan, saya sangat apresiasi terhadap itu," jelas Luhut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya