Berita

Jurubicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price/Net

Dunia

Bela Jepang, AS Yakin Pembuangan Air Limbah Radioaktif Sesuai Standar Keselamatan

SELASA, 13 APRIL 2021 | 13:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah banyaknya negara yang memprotes, Amerika Serikat (AS) justru memberikan dukungan atas rencana Jepang untuk membuang air yang terkontaminasi radioaktif ke laut.

Jurubicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price pada Senin (12/4) mengatakan, Washington yakin jika Jepang telah mempertimbangkan standar keselamatan nuklir secara global sebelum akhirnya memutuskan membuang air limbah dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi ke laut.

"Amerika Serikat mengetahui bahwa pemerintah Jepang memeriksa beberapa opsi terkait dengan pengelolaan air olahan yang saat ini disimpan di lokasi di situs Fukushima Daiichi," ujarnya, seperti dikutip ANI News.


"Dalam situasi yang unik dan menantang ini, Jepang telah mempertimbangkan opsi dan efeknya, telah transparan tentang keputusannya, dan tampaknya telah mengadopsi pendekatan yang sesuai dengan standar keselamatan nuklir yang diterima secara global," tambah dia.

Price juga mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah Jepang untuk memantau keputusan tersebut.

Persoalan limbah air radioaktif telah muncul sejak bencana nuklir Fukushima pada 2011. Air tersebut disimpan di tanki-tanki dengan volume terbatas.

Pemerintahan Perdana Menteri Yoshihide Suga mengumumkan akan membuang air limbah tersebut ke laut. Namun sebelum dibuang, air tersebut akan disaring dengan  Advanced Liquid Processing System (ALPS) untuk mengurangi konsentrasi bahan radioaktif, kecuali tritium, ke tingkat normal.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya