Berita

Tanki-tanki yang berisi air limbah PLTN Fukushima/Net

Dunia

Sesalkan Pembuangan Air Limbah Radioaktif Jepang, Korsel: Keselamatan Warga Adalah Prioritas

SELASA, 13 APRIL 2021 | 12:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keputusan Jepang untuk membuang air limbah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi ke laut telah diprotes oleh banyak negara.

Negara tetangga, Korea Selatan, juga sangat menyesalkan keputusan sepihak dari Jepang tersebut.

Menteri Koordinasi Kebijakan Pemerintah Koo Yun-cheol pada Selasa (13/4) menyebut tindakan Jepang tidak dapat diterima.


"Pemerintah kami sangat menyesalkan keputusan pemerintah Jepang untuk melepas air yang terkontaminasi dari Fukushima ke laut, kami akan mengambil semua tindakan yang diperlukan, kami menganggap keselamatan warga negara  kami sebagai prioritas," ujarnya.

Kantor berita Kyodo melapporkan, Tokyo memutuskan untuk melepaskan air radioaktif yang telah dioleh dari PLTN Fukushima ke laut.

Terlepas dari kekhawatiran negara tetangga, pemerintah Jepang menegaskan tidak akan ada dampak negatif terhadap lingkungan atau kesehatan manusia dari air tersebut.

Air di PLTN menjadi radioaktif setelah bencana nuklir Fukushima yang dipicu oleh gempa bumi dan tsunami tahun 2011.

Sesuai rencana pemerintah, air yang tercemar yang saat ini disimpan di tangki khusus dengan volume terbatas akan disaring dengan sistem penyaring ALPS sebelum dilepas ke laut. Sistem ini mengurangi konsentrasi bahan radioaktif, kecuali tritium, ke tingkat normal.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya