Berita

Ketua Umum DPP KNPI, Lisman Hasibuan/Repro

Politik

Imbas Acara Pengajian Berbau Radikalisme, KNPI Desak Erick Thohir Copot Sejumlah Direktur PT Pelni

SENIN, 12 APRIL 2021 | 21:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kegiatan pengajian jelang Ramadhan di PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yang batal dilakukan karena berbau radikalisme disoroti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Ketua Umum DPP KNPI, Lisman Hasibuan mengatakan, pihaknya meminta agar persoalan ini dievaluasi secara menyeluruh oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Pasalanya, Lisman menilai ada koordinasi yang tidak berjalan antara direksi seperti direktur utama, direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan direktur umum, dengan Badan Kerohanias Islam (Bakis) dan jajaran komisaris terkait acara pengajian Ramdhan ini.


"Hal ini tidak boleh di biarkan, KNPI akan melakukan aksi unjuk rasa pekan depan baik di Kementerian BUMN maupun di PT Pelni agar Menteri BUMN Erick Thohir bertindak untuk memecat direktur utama serta direktur SDM dan umum," ujar Lisman dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (12/4).

Lebih lanjut, Lisman menilai masalah ini sebagai satu hal yang serius dan tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena akan menjadi masalah besar dikemudian hari.

Apalagi katanya, jika melihat dasar permasalahan yang terjadi disebabkan pola koordinasi antar pihak di dalam perusahaan milik negara tersebut, yang seharusnya mengikuti Satandar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan.

Maka dari itu, dia berharap kejadian di PT Pelni tersbut bisa menjadi pembelajaran bagi BUMN dan anak perusahan BUMN yang lain. Hal ini menurut Lisman, sejalan dengan semangat KNPI yang mnedukung pemerintah termasuk BUMN membersihkan kelompok radikal yang masih ada di lingkaran aparatur pemerintahan.

"Tentunya hal ini jangan dibiarkan saja mengingat sangat membahayakan bagi bangsa dan negara," demikian Lisman menambahkan.

Kekinian, Komisaris independen PT Pelni (Persero), Dede Budhyarto, akhirnya menyampaikan permintaan maaf usai keributan di media sosial yang sempat terjadi terkait dengan pembatalan acara kajian dan dakwah Ramadan di perusahaan plat merah itu.

Dalam video yang diunggah di akun Twitter pribadinya @kangdede78, Dede terlihat mendatangi Ketua bidang pengurus MUI Pusat, Cholil Nafis, yang menjadi salah satu pendakwah dalam kajian tersebut.

"Alhamdulillah saya hari ini dapat silaturrahmi dengan Kyai @cholilnafis untuk tabayyun dan minta maaf terkait "kegaduhan" yang sempat muncul kemarin," ujar Dede di video unggahannya.

Dede lantas menjelaskan bahwa pengajian Ramadan yang diselenggarakan oleh PT Pelni (Persero) akan tetap berjalan dengan meminta Cholil Nafis untuk menjadi pembimbing acara tersebut.

"Saya jelaskan kajian & dakwah di @pelni162 tetap berjalan & meminta kesediaan Yai Cholil selaku Ketua Bidang Dakwah MUI membimbingnya," tutur Dede Budhyarto melanjutkan.

Komisaris independen PT Pelni itu menegaskan bahwa acara pengajian tersebut tidak dibatalkan, pihaknya hanya membatalkan isi dari flyer yang sebelumnya memuat beberapa ulama sebagai pengisi acara.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya