Berita

Bangunan rumah hancur dihantam Topan Seroja di Australia Barat/Sky News

Dunia

Badai Langka Hantam Australia, Puluhan Ribu Orang Kehilangan Listrik

SENIN, 12 APRIL 2021 | 13:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Badai kategori tiga bernama Topan Seroja menghantam Australia Barat, menyebabkan puluhan ribu orang hidup di bawah listrik yang padam.

Angin dengan kecepatan 170 km/jam merobek atap rumah dan menghancurkan banyak bangunan pada Minggu malam (11/4).

Menurut para pejabat, sekitar 70 persen bangunan di kota pesisir Kalbarri rusak, seperti dikutip dari Al Jazeera.


Di media sosial, berbagai foto menunjukkan kabel listrik jatuh, puing-puing rumah berserakan.

Otoritas negara bagian Australia Barat membuka tiga pusat evakuasi bagi penduduk yang mengungsi.

Seorang warga di Kalbarri, Ella Curic, menyebut kota itu telah diratakan oleh badai. Curic mengatakan, ia dan keluarganya sedang duduk di meja ruang makan saat makan malam ketika atap tetangga masuk melalui jendela.

“Gelasnya pecah, semuanya terjadi dengan sangat cepat, jadi kami mengambil anak-anak dan pergi ke binatu,” kata Curic.

Wilayah tersebut diketahui jarang dihantam oleh badai tropis sehingga banyak bangunan dan rumah yang tidak dibangun untuk menahan badai.

Bahkan Komisaris Layanan Darurat Australia Barat, Darren Klemm mengatakan daerah itu tidak pernah mendapatkan topan setidaknya dalam 40 tahun terakhir.

“Ini adalah peristiwa cuaca langka bagi orang-orang di bagian selatan dan timur Australia Barat,” ujar badan meteologi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya