Berita

Bendera Partai Demokrat/Net

Politik

Soal Laporan Pelanggaran Moeldoko, Demokrat Akan Kunjungi Kantor Ombudsman Siang Ini

SENIN, 12 APRIL 2021 | 07:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat akan kembali mendatangi Gedung Ombudsman RI Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan pada hari ini, Senin (12/4). Kedatangan itu akan dipimpin oleh Taufiqurrahman dan bertujuan untuk menyampaikan surat klarifikasi.

"Hari ini jam 14.00 WIB kami akan menyampaikan surat klarifikasi kepada Ombudsman RI," kata Taufiqurrahman seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta, Senin (12/4).

Taufiqurrahman mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memperjuangkan menegakkan demokrasi Indonesia. Terlebih dalam laporan ini dia merasa yakin Moeldoko telag melakukan pelanggaran terhadap tugas, pokok, dan fungsi.

"Moeldoko diduga keras telah melanggar tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) selaku KSP dengan berupaya mengambilalih Partai Demokrat," pungkas Taufiqurrahman.

Pada Selasa (23/3), Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat melalui tiga perwakilannya telah secara resmi melaporkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko ke Ombudsman RI.

Ketiganya adalah Taufiqurrahman, Ahmad Usmarwi, dan Parulian Gultom.

Dalam laporannya, mereka menuding bahwa Moeldoko telah melakukan pelanggaran yang dapat dikualifikasikan sebagai maladministrasi.

Di mana dalam Pasal 3 huruf g Perpres 83/2019 tentang KSP disebutkan bahwa KSP menyelenggarakan fungsi sebagai pengelolaan strategi komunikasi politik dan diseminasi informasi.

Namun faktanya Moeldoko turut menghadiri dan menerima penunjuk selaku ketua umum dari pertemuan di Hotel The Hill Sibolangit yang secara sepihak dinyatakan atau diklaim oleh panitia dan peserta sebagai Kongres Luar Biasa Partai Demokrat.

Populer

Mantan Petinggi Polri: Banyak Kasus Penistaaan Agama Islam Tak Diproses di Era Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 05:52

Ribuan Tetangga Rocky Gerung Bertekad Geruduk Kediaman Prabowo Subianto

Minggu, 19 September 2021 | 08:31

Lieus Sungkharisma Nilai Tindakan Napoleon Bonaparte terhadap M Kece Tak Sejalan dengan Ideologi Pancasila

Rabu, 22 September 2021 | 02:22

Di Mata Ketua GNPF Ulama, Napoleon Bonaparte Adalah Manusia Pilihan Tuhan

Minggu, 19 September 2021 | 14:28

Satu Tentara Dikabarkan Tewas Lagi di Papua, Natalius Pigai Salahkan Kebijakan Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 14:33

Beda Sikap Usai Diperiksa KPK, Anies Baswedan Tenang sedangkan 2 Politisi PDIP Pilih Kabur dari Wartawan

Selasa, 21 September 2021 | 19:34

Tito-Tjahjo Tukar Guling? Ray Rangkuti: Spekulasi PDIP Ingin Kontrol Plt Tidak Berlebihan

Rabu, 15 September 2021 | 21:22

UPDATE

Firli Bahuri Tak Beri Pengecualian Memeriksa Anggota Banggar DPR RI Terkait Persetujuan DAK APBNP 2017 Lampung Tengah

Sabtu, 25 September 2021 | 03:58

Dukung Risma di Program Bansos Anak Yatim Piatu, PKS Kawal hingga Usulan Anggaran Dicairkan Kemenkeu

Sabtu, 25 September 2021 | 03:38

Usai Azis Syamsuddin Ditahan, Ini Kata Firli Bahuri Terkait Status Aliza Gunado di Suap Penangan Perkara Lampung Tengah

Sabtu, 25 September 2021 | 03:16

Kekompakkan Airlangga-Ganjar di Kegiatan Andum Apem

Sabtu, 25 September 2021 | 02:37

Feni Rose "Korek" Kerja DPR Selama Pandemi, Puan Pastikan DPR Tetap Terbuka Bagi Rakyat

Sabtu, 25 September 2021 | 02:15

Firli Beri Sinyal, Kasus Azis Pintu Masuk Periksa Anggota Banggar DPR RI

Sabtu, 25 September 2021 | 01:52

Ungkit Masa Lalu Dukung SBY, Andi Arief Heran Yusril Inkonsisten Soal AD/ART Partai Demokrat

Sabtu, 25 September 2021 | 01:45

Tahan Azis Syamsuddin 20 Hari, Firli Bahuri: KPK Tidak Pernah Pandang Bulu pada Pelaku Korupsi!

Sabtu, 25 September 2021 | 01:38

Analisis Parwa Institute: Kinerja Menteri Jokowi yang Paling Baik Sandiaga Uno dan Risma

Sabtu, 25 September 2021 | 01:17

Diumumkan Langsung oleh Firli, Status Azis Syamsuddin Resmi sebagai Tersangka Suap Korupsi Lampung Tengah

Sabtu, 25 September 2021 | 00:57

Selengkapnya