Berita

Presiden Joko Widodo saat memberikan jaket kepada masyarakat terdampak bencana NTT/Repro

Politik

Bakal Lengser 2024, Pengamat: Ngapain Pencitraan Bagi-bagi Jaket, Mending Jokowi Tinggalkan Warisan Selain Utang

MINGGU, 11 APRIL 2021 | 18:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo seharusnya sudah tidak lagi melancarkan politik pencitraan dalam menjalankan pemerintahan di akhir periodenya sebagai RI 1.

Hal itu disampaikan pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam menanggapi sikap Jokowi yang memberikan jaket saat berkunjung di lokasi bencana yang menimbulkan kerumunan orang.

"Untuk apa Jokowi terus-menerus pencitraan dengan membagikan jaket kepada masyarakat? Saya kira tidak perlu, karena sebentar lagi masa jabatannya sudah selesai," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (11/4).


Menurutnya, Indonesia bukanlah kerajaan yang akan terus-terusan dipimpin seorang raja dan keluarganya. Politik pencitraan pun seakan tidak ada gunanya lantaran kepemimpinan Jokowi akan berakhir di 2024 mendatang.

"Untuk itu sebaiknya Jokowi saat ini lebih fokus kepada legacy yang akan menjadi kenangan bagi masyarakat Indonesia. Saya kira bukan dengan bagi-bagi jaket, itu bisa (dilakukan oleh) kepala desa," kata Saiful.

Alih-alih mengejar citra positif, Jokowi harusnya memberi warisan yang baik kepada rakyat dan calon pemimpin masa depan, bukan dengan beban utang yang kini makin menggunung.

"Warisan utang yang banyak kurang baik bagi sejarah cerita kepada anak cucu penerus bangsa. Jokowi harus mewariskan hal-hal yang baik, misalnya sistem demokrasi yang lebih terbuka dan berkeadilan bagi semua, sistem politik ekonomi yang terus maju dan berkembang dan lain sebagainya, bukan hanya bagi-bagi jaket," pungkas Saiful.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya