Berita

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov/Net

Dunia

Jubir Kremlin: Eskalasi Meningkat, Ukraina Berpotensi Jadi Negara Yang Tidak Stabil

SABTU, 10 APRIL 2021 | 16:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan dimulainya kembali permusuhan di perbatasan Rusia dan Ukraina dikhawatirkan akan menimbulkan ancaman bagi keamanan Moskow.

Peskov juga mengatakan itulah yang mendasari Rusia mengambil tindakan untuk memastikan keamanan negara mereka.

Ditanya tentang permintaan Kanselir Jerman Angela Merkel untuk menarik militer Rusia dari perbatasan Ukraina, Peskov mengatakan Rusia bebas untuk memindahkan angkatan bersenjatanya di wilayahnya atas kebijakannya sendiri.


Dia menambahkan bahwa Ukraina berpotensi berubah menjadi wilayah yang sangat tidak stabil, dan negara mana pun yang memiliki wilayah yang tidak stabil, berbahaya, dan mudah meledak di dekat perbatasannya.

Dalam pernyataan terpisah, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova meminta Kyiv untuk menerapkan Perjanjian Minsk tentang penyelesaian damai di Donbas.

"Sejauh ini, pihak berwenang Ukraina telah menghindari mengambil langkah konkret menuju penyelesaian damai situasi di Donbas," katanya.

Ia menegaskan sikap Kiev yang tidak henti-hentinya mempromosikan slogan tentang 'ancaman Rusia,' sementara pasukan Ukraina yang meningkatkan kehadiran mereka di dekat garis kontak, menembak, yang membuat warga sipil menderita.

Zakharova menunjukkan bahwa sejak 2014, sebuah kelompok pemantau dari Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE) telah bekerja di bagian perbatasan Rusia-Ukraina yang saat ini tidak dikendalikan oleh pemerintah Ukraina.

Dalam beberapa hari terakhir, Misi Pemantauan Khusus OSCE ke Ukraina (SMM) telah melaporkan peningkatan jumlah pelanggaran dan pemecatan di wilayah Donetsk.

Mereka juga mengeluhkan ketidakmungkinan menggunakan kendaraan udara tak berawak jarak jauh (UAV) di Stepanivka, wilayah Donetsk yang dikendalikan pemerintah, karena gangguan sinyal GPS ganda, yang dinilai sebagai gangguan dan pembatasan pergerakan di kedua sisi.

Pada hari Kamis, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunjungi posisi pasukan di garis depan di Donbas.

Dia berbicara dengan militer yang memberitahunya tentang situasi di jalur kontak, berterima kasih kepada mereka atas layanan mereka dan memberikan penghargaan dan hadiah negara.

Sehari kemudian, Zelensky melanjutkan kunjungannya ke garis depan dan berjalan di sepanjang pasukan garis depan.

"Setiap hari Anda menunjukkan patriotisme dan dedikasi dalam membela Ukraina. Jaga dirimu," katanya kepada tentara.

Perjalanan pemimpin Ukraina ke Donbas terjadi selama eskalasi di jalur kontak. Kyiv dan separatis saling menuduh melanggar gencatan senjata.  

Ukraina juga menuduh Rusia menarik pasukan ke perbatasan. Moskow mengatakan itu adalah tanggapan atas "tindakan provokatif Kiev." 

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya