Berita

Menteri Perdagangan Pan Sorasak/Net

Dunia

Tingkatkan Kerja Sama, Kamboja Siap Dirikan Lima Pusat Perdagangan Baru Di China

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 11:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kamboja terus meningkatkan upaya mereka untuk menciptakan lebih banyak pusat perdagangan di beberapa provinsi potensial China.

Kementerian Perdagangan mengatakan hal itu bertujuan untuk mempromosikan produk Kamboja dan meningkatkan ekspor mereka ke daratan China.
Menteri Perdagangan Pan Sorasak mengatakan bahwa setidaknya ada lima penghubung perdagangan yang akan didirikan di China, meningkatkan pusat perdagangan Kamboja menjadi 11 dari 6 pusat yang saat ini sudah beroperasi.

"Kementerian sedang mempelajari pendirian pusat perdagangan di lima lokasi di China untuk mempromosikan dan meningkatkan penjualan produk Kamboja di pasar China," katanya, seperti dikutip dari Khmer Times, Kamis (8/4).

"Kementerian sedang mempelajari pendirian pusat perdagangan di lima lokasi di China untuk mempromosikan dan meningkatkan penjualan produk Kamboja di pasar China," katanya, seperti dikutip dari Khmer Times, Kamis (8/4).

"Ini adalah integrasi dan diversifikasi pasar produk Kamboja," kata menteri.

Kamboja dan China menandatangani perjanjian perdagangan bebas bilateral mereka akhir tahun lalu, di mana para pejabat kedua negara menaruh harapan tinggi untuk meningkatkan aktivitas perdagangan.

Perdagangan dua arah pada tahun 2020 bernilai 8.118 juta dolar AS, turun 5,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, di mana ekspor Kamboja ke China mengalami peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 8,1 persen menjadi 1.086 juta dolar AS.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya