Berita

Himpunan Mahasiswa Kaimana menggelar aksi damai dengan tuntutan keberlanjutan Otonomi Khusus (Otsus) di depan Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)/Ist

Politik

Himpunan Mahasiswa Kaimana: Tangkap Mafia Otsus Demi Kesejahteraan Papua Dan Papua Barat

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 04:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Himpunan Mahasiswa Kaimana menggelar aksi damai dengan tuntutan keberlanjutan Otonomi Khusus (Otsus) di depan Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jakarta Pusat, Rabu (7/4).

Menurut Koordinator Aksi Himpunan Mahasiswa Kaimana Moytuer Boimasa, aksi yang digelar juga dalam rangka menyikapi momen 54 tahun pemberian izin PT Freeport.

Dalam aksinya, massa yang berjumlah puluhan orang ini membentangkan spanduk yang berisi dukungan Himpunan Mahasiswa Kaimana terhadap pelaksanaan Otsus.


“Pertama, kami mendukung Otsus untuk membangun Papua dan Papua Barat menuju sejahtera. Kedua, Pemekaran wilayah untuk memajukan Papua dan Papua Barat. Ketiga PT Freeport untuk mensejahterakan masyarakat Papua,” kata Boimasa dalam keterangannya, Kamis (8/4).

Dikatakan Boimasa, mahasiswa Kaimana mendukung Otsus untuk dilanjutkan. Karena, pelaksanaan Otsus ini sangat penting untuk mendorong kesejahteraan rakyat Papua dari gunung sampai pantai.
“Kami juga meminta pemerintah pusat agar memperhatikan daerah dan menindak serta menangkap para mafia dana Otsus,” tegasnya.

Boimasa juga menyampaikan, kesejahteraan tidak akan dirasakan apabila dana Otsus terus di korupsi. Isu lain yang disuarakan Himpunan Mahasiswa Kaimana adalah soal pemekaran wilayah.

“Kami mendukung pemekaran daerah otonomi baru agar pembangunan di Papua dan Papua Barat tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, beberapa mahasiswa peserta aksi membawa poster-poster yang bertuliskan Otsus Masa depan Papua dan Papua Barat. Juga poster yang bertuliskan Dukung Otsus Sejahterakan Papua, Papua Barat dan Tangkap Mafia Otsus.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya