Berita

Inisiator KAMI Jumhur Hidayat dan Ketua Majelis ProDEM Iwan Sumule/RMOL

Politik

Pesan Jumhur Untuk ProDEM: Kita Bisa Saja Kalah Melawan Rezim Yang Zalim, Tapi Kita Tidak Boleh Menyerah

KAMIS, 08 APRIL 2021 | 14:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tak kenal lelah dalam memperjuangkan keadilan jadi alasan para aktivis yang tergabung dalam Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) hadir mengawal sidang Jumhur Hidayat yang didakwa menyebarkan informasi bohong di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Sedianya aktivis ProDEM akan menggelar asksi spontan pendudukan ruang PN Jaksel. Tujuannya untuk menuntut pembebasan senator ProDEM itu dari segala tuntutan hukum dan menghentikan segala praktik-praktik demokrasi belantara.

Namun demikian sidang akhirnya ditunda. Penyebabnya karena saksi ahli forensik dari jaksa penuntut umum gagal dihadirkan.


Ketua Majelis ProDEM, Iwan Sumule yang hadir langsung ke persidangan bersama para aktivis ProDEM akhirnya memanfaatkan momentum ini untuk berbincang dengan Jumhur Hidayat.

Kepada Iwan Sumule dan kawan-kawan, Jumhur menyampaikan rasa bangganya. Sebab, ProDEM tidak kenal lelah dalam memperjuangan keadilan.

Mantan Kepala BNP2TKI ini pun berpesan agar para aktivis ProDEM tetap bersemangat dalam berjuang. Sekalipun jalan terjal dilalui, ProDEM sebagai penjaga demokrasi Indonesia tidak boleh mundur sedikitpun.

Jumhur menekankan agar upaya-upaya memperjuangkan demokrasi dan kesejahteraan rakyat tidak surut.

“ProDEM jangan berhenti berjuang. Melawan rezim yang begitu zalim ini, kita bisa saja kalah, tapi kita tak boleh menyerah,” pesan Jumhur untuk ProDEM saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di PN Jaksel, Kamis (8/4).

Iwan Sumule menyambut baik pesan tersebut. Dia bahkan menilai apa yang disampaikan Jumhur merupakan seruan yang luar biasa. Sebab Jumhur tetap bersemangat melawan ketidakadilan sekalipun raganya berada di balik jeruji.

“Ini luar biasa. Walaupun ketidakadilan terjadi pada dirinya, tidak ada sedikitpun ketakutan terpancar,” tegasnya.

Iwan Sumule memastikan dirinya dan aktivis pro demokrasi akan terus berjuang agar demokrasi tidak hilang dari negeri ini. Juga agar demokrasi tidak berubah menjadi demokrasi belantara.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya