Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ahli Virologi Thailand Ingatkan Warga Hindari Perjalanan Tak Penting Selama Liburan Songkran

KAMIS, 08 APRIL 2021 | 13:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepala Pusat Keunggulan dalam Virologi Klinis Universitas Chulalongkorn, Yong Poovorawan, mengatakan bahwa varian Covid-19 Inggris bertanggung jawab atas kelompok infeksi terbaru yang telah terdeteksi di tempat hiburan di seluruh Bangkok, Thailand.

Menanggapi situasi tersebut, Yong dalam konferensi pers di Kementerian Kesehatan Masyarakat pada Rabu (7/4) mengatakan, bahwa perlu adanya pembatasan ketat untuk mencegah pergerakan agar virus terkendali.

"Kami tidak tahu bagaimana itu bisa ditemukan di sini mengingat fakta bahwa kami memiliki sistem karantina negara. Jika memungkinkan, tidak boleh ada perjalanan atau pergerakan apa pun sekarang," katanya, seperti dikutip dari Bangkok Post, Kamis (8/4).


"Jika itu tidak memungkinkan, sangat diperlukan tindakan tegas untuk mengendalikan penyakit," lanjutnya.

Yong juga memperingatkan agar masyarakat tidak melakukan perjalanan yang tidak perlu selama periode Songkran mendatang, karena menurutnya itu hanya akan membuat jumlah infeksi baru meroket.

"Tanpa intervensi yang memadai untuk mengekang aktivitas berisiko tinggi ini (selama liburan Songkran), jumlah infeksi baru bahkan bisa mencapai ribuan per hari," kata Dr. Yong.

"Mengunjungi kerabat yang lebih tua selama festival ini bagus, tapi tidak baik jika kunjungan seperti itu berarti juga menyebarkan virus kepada mereka," ujarnya.

Festival Songkran adalah Hari Tahun Baru tradisional Thailand dan akan dirayakan dari 13 hingga 15 April mendatang.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya