Berita

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam jumpa pers usai mengikuti Rapat Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, yang dikutip melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu, 7 April/Repro

Bisnis

Pemerintah Buat 5 Program Untuk Dorong Konsumsi, Salah Satunya Mewajibkan Perusahaan Memberikan THR Lebaran

RABU, 07 APRIL 2021 | 22:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Daya beli atau konsumsi masyarakat menjadi salah satu elemen yang didorong pemerintah untuk bisa meningkat selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah telah membuat sejumlah program yang dianggap mampu menstimulus daya beli masyarakat.

"Pemerintah melihat untuk mendorong konsumsi ada lima program," ujar Airlangga Hartarto dalam jumpa pers usai mengikuti Rapat Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, yang dikutip melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (7/4).


Salah satu yang menjadi perangsang daya beli masyarakat, disebutkan mantan Menteri Perindustrian ini, adalah dengan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) lebaran kepada pegawai.

Terkait ini, pemerintah mewajibkan perusahaan swasta untuk bisa memberikan THR kepada pegawainya, sehingga ada uang yang beredar di pasar ketika pekerja mendapatkan uang bonus ini.

"Nah, ini tadi disampaikan bahwa sudah waktunya pihak swasta memberikan THR, karena berbagai kegiatan (stimulus untuk perusahaan) sudah diberikan," katanya.

Berdasarkan kalkulasinya, Airlangga menghitung uang yang beredar di masyarakat apabila seluruh perusahaan swasta di Indonesia memberikan THR kepada pegawainya bisa mencapai Rp 215 triliun.

Adapun program lain yang juga disebut Airlangga akan mengerek daya beli masyarakat antara lain, penyaluran Bansos untuk 20 juta keluarga, PKH, Kartu Sembako dan BLT.

"Dan penyaluran pencairan sembako dari Juni ke awal Mei selama dua bulan. Jadi ini dipercepat," tambah Airlangga.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya