Berita

Pemakaman korban Covid-19 di Brasil/Net

Dunia

Dokter: Kematian Covid-19 Di Brasil Bagaikan Bencana Nuklir Tak Terkendali

RABU, 07 APRIL 2021 | 17:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tingginya kematian akibat Covid-19 di Jerman digambarkan oleh seorang dokter sebagai bencana nuklir di luar kendali.

Data dari Kementerian Kesehatan pada Selasa (6/4) menunjukkan, Brasil melaporkan 4.195 kematian akibat Covid-19 dalam satu hari. Itu menjadi rekor angka kematian harian tertinggi di Brasil.

Sementara itu, total kematian secara nasional di Brasil saat ini sudah mencapai lebih dari 555 ribu.


Menyoroti tingginya angka kematian Covid-19, seorang dokter dan profesor dari Universitas Duke, Miguel Nicolelis menyebut situasi di Brasil seperti korban bencana nuklir Fukushima.

"Ini adalah reaktor nuklir yang memicu reaksi berantai dan di luar kendali. Ini adalah biologis Fukushima," ujar Nicolelis, seperti dikutip Reuters.

Meski di tengah tingginya infeksi virus corona di Brasil, Presiden Jair Bosonaro masih mengkritik pemberlakuan lockdown.

Bahkan kepada pendukungnya, Bolsonaro menyebut lockdown hanya akan memicu obesitas dan depresi.

Pada saat yang sama, Menteri Ekonomi Paulo Guedes juga mengungkap pemerintah kemungkinan akan kembali membuka bisnis seperti normal dalam beberapa bulan ke depan.

"Kami pikir mungkin dua, tiga bulan dari sekarang Brasil dapat kembali berbisnis," kata Guedes.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya