Berita

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati, dalam jumpa pers virtual yang diselenggarakan di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Rabu, 7 April/Repro

Nusantara

Update Bencana NTT: Total 124 Orang Ditemukan Meninggal Dunia, Hilang 74 Orang

RABU, 07 APRIL 2021 | 15:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengumumkan jumlah korban bencana Badai Siklon Tropis Seroja yang terjadi di 15 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan, jumlah korban yang diumumkannya ini merupakan hasil pendataan bersama pemerintah daerah di NTT hingga pukul 14.00 WIB.

"Data terkahir yang kami dapatkan, total kemarin (malam) 117 orang. Sekarang 124 meninggal dunia," ujar Raditya Jati dalam jumpa pers virtual yang diselenggarakan di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Rabu (7/4).


"Sementara untuk korban hilang tercatat 74 orang. Dan kami akan merinci seberapa banyak sesuai lokasi yang kami dapatkan," sambungnya.

Untuk rincian korban meninggal dunia yang sebanyak 124 jiwa, Raditya Jati menyebutkan ada 67 orang ditemukan di Kabupaten Flores Timur, Lembata 28 orang, 21orang di Alor, tiga orang di Malaka, dua orang di Sabu Raijua, satu orang di Kabupaten Kupang, satu orang di Kota Kupang dan satu orang di Ende.

"Total 124 yang kami identifikasi berdasarkan data di daerah," tambahnya.

Selain itu, BNPB juga mencatat jumlah pengungsi yang tersebar di 15 kabupaten/kota terdampak bencana di NTT ini ada 13.230 orang. Sedangkan yang masih tercatat luka-luka ada sebanyak 129 orang.

Untuk kerugian materil, terdapat 1.962 total rumah yang rusak, dengan rincian 154 unit rusak ringan, 277 rusak sedang dan 688 rusak berat.
 
Adapun 15 kabupaten/kota yang terdampak antara lain, Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao, Sabu Raijua, Alor, Kupang, Belu, Timor Tengah Utara dan Kupang.

"Memang lokasi yang ada di NTT ini pulau-pulau. Jadi, menjadi tantangan kita semua yang dalam hal penanganan mengalami masalah aksesbilitas," demikian Raditya Jati menambahkan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya