Berita

Nana (cadar hitam) ketika menerima hadiah juara 2 Lomba Hifzil Quran Juz 30 dalam rangka peringatan 1 Muharram 1442 H di Lapas Perempuan Bandarlampung tahun lalu/Ist

Nusantara

Ikrarkan Diri Kembali Ke NKRI, Napi Teroris Bom Panci Cium Bendera Merah Putih

SELASA, 06 APRIL 2021 | 17:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Narapidana teroris bom panci mengikrarkan diri kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandarlampung, Selasa (6/4).

Seperti dilaporkan Kantor Berita RMOLLampung, Nurhasanah alias Nana binti Japar, menandatangani surat pernyataan dan ikrar setia kepada NKRI Di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandarlampung. Dia juga mencium Bendera Merah Putih.

Menurut Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Bandarlampung, Putranti Rahayu, Nana sudah lama ingin mengikrarkan diri kembali ke NKRI. Dia juga berjanji tak akan melakukan lagi aksi buruknya tersebut.


Putranti berharap jika keluar nanti Nana yang berstatus janda dapat mandiri bersama anak-anak yang menjadi tanggungannya dengan bekal keterampilan yang diajarkan di Lapas. Nana divonis 6 tahun sejak 2018.

Menurut Nana kepada para pendampingnya di lapas, dia menyadari lahir di Indonesia dan berada di NKRI. Namun, Nama sempat terpengaruh ideologi yang berafiliasi ke ISIS sehingga nekat melakukan aksi teror yang mengincar aparat kepolisian.

Nana terlibat dalam aksi pelemparan bom panci di Polres Indramayu, Jawa Barat, pada 2018 silam.

Nana melakukan aksinya bersama sang suami, Galuh. Mereka menerobos pintu Mapolres Indramayu dengan sepeda motor dan melemparkan benda berupa panci berisi bom ke petugas jaga.

Dalam insiden tersebut, petugas berhasil menembak Galuh. Densus 88 Antiteror kemudian menangkap Nana di Blok Pilangsari RT 29 RW 06 Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Kabapaten Indramayu, Jawa Barat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya