Berita

Ilustrasi karbon/Net

Dunia

Kesampingkan Berbagai Perbedaan, AS Berharap China Kerja Sama Tangani Perubahan Iklim

MINGGU, 04 APRIL 2021 | 08:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah ketegangan yang terjadi, Amerika Serikat (AS) berharap agar China dapat bekerja sama untuk melawan perubahan iklim.

Utusan khusus Presiden Joe Biden yang ditugaskan untuk menangani isu iklim, John Kerry berharap kedua negara dapat mengesampingkan berbagai perbedaan untuk mengatasi ancaman perubahan iklim.

"Harapan kami adalah kami bisa sepakat dengan ya, China," ujar Kerry ketika melakukan kunjungan ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada Sabtu (3/4), seperti dikutip Reuters.

Hubungan China dan AS memanas dalam beberapa tahun terakhir atas ketidaksepakatan tentang perdagangan, perlakuan China terhadap minoritas Uighurnya, hingga tindakan China di Taiwan dan Hong Kong.

China telah berjanji untuk mencapai nol karbon pada 2060, sementara AS diperkirakan akan mengumumkan target baru untuk mengurangi emisi pada pertemuan puncak iklim global pada 22 April.

Menjelang pertemuan itu, Kerry akan mengambil bagian dalam dialog iklim untuk Timur Tengah dan Afrika Utara yang diselenggarakan oleh Abu Dhabi pada Minggu (4/4).

UEA mengatakan dialog itu akan fokus pada persiapan nasional dan regional menjelang KTT iklim PBB iklim yang akan diadakan di Glasgow pada November.

Kerry mengatakan negara-negara yang hadir akan membahas bagaimana mengurangi ketergantungan pada batu bara, serta bagaimana meningkatkan ambisi pada perubahan iklim menjelang KTT.

Populer

Joko Widodo Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang

Sabtu, 08 Mei 2021 | 07:06

Ajakan Presiden Jokowi Makan Babi Saat Lebaran, ICMI: Tidak Punya Empati!

Sabtu, 08 Mei 2021 | 13:17

Ini Penjelasan Firli Bahuri Soal Isu Pemecatan Novel Baswedan Dkk Karena Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Senin, 03 Mei 2021 | 19:59

Soal Jokowi Dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno

Sabtu, 08 Mei 2021 | 11:55

Presiden Jokowi Bisa Beri Mandat Kepada Jusuf Kalla Untuk Selesaikan Papua

Selasa, 04 Mei 2021 | 16:51

Ustadz Abdul Somad Diserang Kabar Burung, Kali Ini Tentang Kado Pernikahan

Minggu, 02 Mei 2021 | 22:03

Praktik Mandi Kotoran Sapi Untuk Cegah Covid-19 Makin Marak Di India, Dokter: Tidak Ada Bukti Ilmiah

Selasa, 11 Mei 2021 | 11:57

UPDATE

Bahas Situasi Gaza Dengan Putin, Erdogan Desak Pasukan Penjaga Perdamaian Dikirim Ke Palestina

Rabu, 12 Mei 2021 | 17:25

Menteri Agama: Idulfitri Saat Pandemi Makin Perkuat Nilai Kemanusiaan

Rabu, 12 Mei 2021 | 17:20

Mahmoud Ahmadinejad Resmi Daftarkan Diri Jadi Capres Iran

Rabu, 12 Mei 2021 | 17:03

Ngamar Saat PSBB, Oknum IKPP Perawang Beri Contoh Buruk Bagi Masyarakat

Rabu, 12 Mei 2021 | 16:56

Perlu Anggaran Khusus Untuk Jadikan Ekonomi Hijau Tak Sekadar Wacana

Rabu, 12 Mei 2021 | 16:35

Ketua Senator Imbau Warga Shalat Idulfitri Di Rumah Masing-masing

Rabu, 12 Mei 2021 | 16:14

Israel Bombardir Tel al-Hawa

Rabu, 12 Mei 2021 | 15:57

121.026 Narapidana Dapat Remisi Khusus Idulfitri, 550 Napi Langsung Bebas

Rabu, 12 Mei 2021 | 15:53

Pemda Diminta Taat Instruksi Mendagri Soal Penutupan Tempat Wisata

Rabu, 12 Mei 2021 | 15:30

Kritik Kenaikan PPN, Indef: Berburu Di Hutan Dulu, Kalau Habis Baru Ke Kebun Binatang

Rabu, 12 Mei 2021 | 15:13

Selengkapnya