Berita

Ali Mochtar Ngabalin bersama Presiden RI Joko Widodo sebelum pandemi Covid-19/Net

Politik

Sering Pasang Badan Dan Jadi Bumper Jokowi, Alasan Ali Ngabalin Pas Gantikan Moeldoko

SABTU, 03 APRIL 2021 | 11:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sosok Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin memang cocok untuk mengisi jabatan Kepala KSP menggantikan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Pasalnya, Ali Ngabalin kerap pasang badan untuk Presiden Joko Widodo.

Terlebih, politikus Golkar itu sendiri mengaku siap jika diperintahkan Presiden untuk menjabat kepala KSP.

"Ngabalin cocok, karena dia salah satu orang Istana yang banyak pasang badan untuk Jokowi. Apalagi ketika saat pilpres dulu," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (3/4).

"Ngabalin juga menjadi salah satu pilar utama Istana yang sering jadi bumper Jokowi. Di saat yang lain diam, dia pasang badan untuk Jokowi," imbuhnya menambahkan.

Namun demikian, menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia itu, keputusan pergantian Kepala KSP Moeldoko tetap berada di tangan Presiden Jokowi.

"Semua kan tergantung Presiden," ujar Ujang Komarudin.

Lebih jauh, dia menilai hal terpenting ketika diamanahi jabatan, tidak membuat gaduh apalagi hingga berupaya mencaplok partai politik.

"Yang penting jangan mencaplok lagi partai orang lain dengan cara ilegal seperti yang pernah dilakukan oleh Moeldoko," ucap Ujang Komarudin.

Deputi Balitbang Partai Demokrat, Syahrial Nasution sebelumnya menilai, selain Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah, Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin juga layak menjabat Kepala KSP untuk menggantikan Moeldoko.

Menanggapi hal itu, Ali Ngabalin tertawa. Tadi dia mengapresiasi inisiatif tersebut. Jelas politisi Golkar itu, dimana pun ditempatkan, dia selalu siap.

Intinya kata Ali Ngabalin, sebenarnya bukan pada posisi, tapi peran.

"Saya apresiasi kepada beliau (Syahrial Nasution) terimakasih banyak. Doakan agar kami bisa memainkan peran yang bagus, kemudian menjalankan tugas membantu Bapak Presiden dengan baik," katanya kepada redaksi, Jumat kemarin.

"Jangankan itu semua, kalau satu waktu bangsa dan negara Republik ini harus membutuhkan nyawa dan jiwa raga kita-kita ini ya, saya khususnya untuk kepentingan bangsa dan negara, jangan khawatir, saya sudah bilang sama anak dan istri saya," imbuh Ali Ngabalin menambahkan.

Populer

Joko Widodo Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang

Sabtu, 08 Mei 2021 | 07:06

Ajakan Presiden Jokowi Makan Babi Saat Lebaran, ICMI: Tidak Punya Empati!

Sabtu, 08 Mei 2021 | 13:17

Ini Penjelasan Firli Bahuri Soal Isu Pemecatan Novel Baswedan Dkk Karena Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Senin, 03 Mei 2021 | 19:59

Soal Jokowi Dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno

Sabtu, 08 Mei 2021 | 11:55

Presiden Jokowi Bisa Beri Mandat Kepada Jusuf Kalla Untuk Selesaikan Papua

Selasa, 04 Mei 2021 | 16:51

Ustadz Abdul Somad Diserang Kabar Burung, Kali Ini Tentang Kado Pernikahan

Minggu, 02 Mei 2021 | 22:03

Praktik Mandi Kotoran Sapi Untuk Cegah Covid-19 Makin Marak Di India, Dokter: Tidak Ada Bukti Ilmiah

Selasa, 11 Mei 2021 | 11:57

UPDATE

Bahas Situasi Gaza Dengan Putin, Erdogan Desak Pasukan Penjaga Perdamaian Dikirim Ke Palestina

Rabu, 12 Mei 2021 | 17:25

Menteri Agama: Idulfitri Saat Pandemi Makin Perkuat Nilai Kemanusiaan

Rabu, 12 Mei 2021 | 17:20

Mahmoud Ahmadinejad Resmi Daftarkan Diri Jadi Capres Iran

Rabu, 12 Mei 2021 | 17:03

Ngamar Saat PSBB, Oknum IKPP Perawang Beri Contoh Buruk Bagi Masyarakat

Rabu, 12 Mei 2021 | 16:56

Perlu Anggaran Khusus Untuk Jadikan Ekonomi Hijau Tak Sekadar Wacana

Rabu, 12 Mei 2021 | 16:35

Ketua Senator Imbau Warga Shalat Idulfitri Di Rumah Masing-masing

Rabu, 12 Mei 2021 | 16:14

Israel Bombardir Tel al-Hawa

Rabu, 12 Mei 2021 | 15:57

121.026 Narapidana Dapat Remisi Khusus Idulfitri, 550 Napi Langsung Bebas

Rabu, 12 Mei 2021 | 15:53

Pemda Diminta Taat Instruksi Mendagri Soal Penutupan Tempat Wisata

Rabu, 12 Mei 2021 | 15:30

Kritik Kenaikan PPN, Indef: Berburu Di Hutan Dulu, Kalau Habis Baru Ke Kebun Binatang

Rabu, 12 Mei 2021 | 15:13

Selengkapnya