Berita

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia/Net

Politik

Bahlil Halalkan Politik Uang, Hendri Satrio: Ini Akan Buruk Bagi Pemerintahan Jokowi

JUMAT, 02 APRIL 2021 | 13:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dikritik banyak kalangan lantaran dalam sebuah video berdurasi pendek Bahlil melontarkan pernyataan seolah memperbolehkan politik uang dalam acara pemilihan Ketua Umum Kadin.

Pengamat politik Hendri Satrio mengatakan, dampak dari pernyataan Bahlil tersebut akan memperburuk citra Presiden Joko Widodo di mata investor.

"Akan buruk bagi pemerintahan Jokowi, di mata investor, karena Kepala BKPM-nya menyarankan boleh politik uang," ujar Hensat sapaan akrabnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (2/4).


Selain itu, pernyataan Bahlil tersebut juga akan berdampak buruk kepada calon ketum Kadin yang didukungnya Arsyad Rasyid.

"Buat calon yang dia dukung ini jelek gitu ya, karena apapun hasilnya nanti ya kalau kalah parah, kalau menang dituduh politik uang pastikan karena bahlil sudah ngomong begitu," katanya.

Dia menambahkan Bahil perlu segera mengklarfikasi pernyataannya tersebut agar tidak ada yang salah paham mengenli pernyataannya tersebut.

"Harusnya Bahlil sekarang klarifikasi, terutama posisi dia sebagai Kepala BKPM bidang investasi masa pejabat pemerintah yang menjadi garda terdepan investasi berbicara tentang politik uang, makanya mudah-mudahan diklarifikasi supaya kalau ada yang salah pengertian kita bisa paham maksudnya, so far sih menurut saya tidak baik," ucap Hensat.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya