Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Waketum Kadin Anindya Bakrie./Dok

Politik

Canda Airlangga Saat Bertemu 24 Kadin Daerah: Auranya Seperti Pramunas

KAMIS, 01 APRIL 2021 | 18:48 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) punya peran penting dalam struktur ekonomi Indonesia. Khususnya, dalam memastikan pemulihan ekonomi tidak hanya terakselerasi, tapi bisa merata di seluruh nusantara.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perkonomian Airlangga Hartarto ketika ditemui para ketua Kadin dari 24 provinsi di Indonesia di kantornya, Jakarta, Kamis (1/4).

"Kadin adalah mitra pemerintah dan tentu pemerintah menyampaikan hal-hal yang menjadi tantangan ke depan terkait sektor perekonomian," ujar Airlangga kepada rombongan pengurus Kadi yang dipimpin Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Pemberdayaan Daerah, Anindya Bakrie.


Kepada Anindya dan para ketua Kadin daerah, Airlangga berpesan untuk terus menggelorakan sikap optimisme hingga ke pelosok daerah.

“Kami meminta agar Kadin optimis. Terkait dengan pemulihan ekonomi dan pemulihan Covid-19  beserta target-target perekonomian 2-3 tahun ke depan," ujar Ketua Umum Partai Golkar itu.

Airlangga juga berkomentar terkait Musyawarah Nasional (Munas) Kadin Indonesia yang akan digelar Mei mendatang. Airlangga menegaskan, pemerintah akan bersikap netral.

“Munas diatur dalam AD/ART Kadin, ya itu diikuti saja. Pemerintah kan selalu netral," tegas Airlangga.
 
Meski demikian, disela pertemuan, Airlangga  sempat melontarkan candaan. Ia mengatakan, berkumpulnya 24 Kadin Provinsi yang mendampingi Anindya Bakrie, auranya seperti penyelenggaraan pramunas. Diketahui, Anindya Bakrie merupakan calon kuat ketua umum Kadin menggantikan Rosan P. Roeslani.

“Auranya seperti penyelenggaraan pramunas,” canda Airlangga.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya