Berita

Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar/Net

Politik

Sosiolog: Penyerang Markas Polisi Dari Kelompok Sumbu Pendek Yang Ingin Melawan Ketidakadilan

KAMIS, 01 APRIL 2021 | 17:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sosiolog senior Musni Umar menolak pernyataan yang mengatakan pintu masuk radikalisme dan terorisme adalah Wahabi dan Salafi.

Sebagai pemerhati sosial, Musni justru berpendapat bahwa penyebab utama radikalisme dan terorisme adalah ketidakadilan.

"Mereka yang tidak berpikir panjang atau sumbu pendek, ada yang memilih bom bunuh diri atau menyerang markas Polisi untuk melawan ketidakadilan," kata Musni lewat keterangannya yang diterima Redaksi, Kamis (1/4).


Rektor Universitas Ibnu Chaldun itu lantas menyinggung temuan aparat kepolisian soal sejumlah atribut Front Pembela Islam (FPI) saat penggeledahan di dua tempat terduga teroris di Condet, Jakarta Timur, dan Bekasi pada Senin lalu (29/3).

Musni juga mengutip penjelasan dari Sekretaris Umum FPI, Munarman, yang menduga operasi intelijen itu untuk mengkriminalisasi FPI yang bertujuan menutupi kasus pembunuhan 6 laskar FPI di KM 50.

"Isu radikalisme dan terorisme sangat merusak citra Islam," pungkas Musni.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya