Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Survei TBRC: Elektabilitas PDIP Masih Tinggi, Golkar Terus Mendekati

KAMIS, 01 APRIL 2021 | 11:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski tengah diguncang isu negatif terkait tindak pidana korupsi yang dilakukan sejumlah kadernya, elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ternyata masih cukup kuat di benak masyarakat.

Hal ini terlihat dalam hasil survei yang dilakukan Timur Barat Riset Center (TBRC) saat melakukan jajak pendapat masyarakat Indonesia tentang Dinamika Popularitas dan Elektabilitas Parpol & Tokoh pada atmosfir politik Indonesia, periode Maret 2021.

Dengan kondisi perpolitikan di Indonesia yang saat ini menganut multipartai, di mana merek politik bersaing untuk memperebutkan hati para konstituen, maka aspek emosional akan menjadi kunci perbedaan bagi konstituen sebagai pemilik suara.


"Aspek 'emosional' di sini adalah bagaimana merek menggugah perasaan dan emosi konstituen, bagaimana suatu merek menjadi hidup bagi masyarakat dan membentuk hubungan yang mendalam dan tahan lama (brand relationship)," tutur Direktur Eksekutif TBRC, Johanes Romeo, dalam keterangannya yang diterima Redaksi, Kamis (1/4).

"Tingkat awareness merupakan parameter awal untuk melihat potensi raihan elektoral partai politik, tingkat awareness parpol, dan tingkat awareness milenial berbeda terhadap masing-masing partai," sambungnya.

Nah, dari temuan survei partai yang saat ini paling dikenal (tingkat awareness) oleh responden merupakan partai-partai lama. Mulai dari PDI Perjuangan (95,7%), Partai Golkar (95,7%), Partai Gerindra (71,4 %).

Diikuti oleh Demokrat (70,6%), PKB (67,4%), PKS (62,8%), PAN (61,5%), PPP(60,3%), dan Nasdem (58,4%).

Sedangkan, partai yang kurang begitu dikenal oleh responden adalah Partai Berkarya (16,1 persen), PKPI (15,1 persen), dan Partai Garuda (12,2 persen).

Hal ini tampaknya berpengaruh terhadap tingkat elektabilitas Parpol saat ditanya jika pemilu digelar hari ini Parpol mana yang akan dipilih. Dari 1.816 responden memunculkan hasil PDI Perjuangan yang berada di urutan teratas (18,2%).

Disusul oleh Partai Golkar (17,8%), PKB (8,2%), Gerindra (7,9%), Nasdem (5,6%), PKS (5,1%), PSI (3,7%), Demokrat (3,4%), PAN (3,1%), PPP (2,9%), Hanura (1,4%), PBB (1,2%), Garuda (1,1%), Berkarya (0,7%), dan Tidak Memilih (19,7%).

Survei dilakukan mulai 16-26 Maret 2021, dengan jumlah responden 1.816 dari Warga Negara Indonesia yang berusia di atas 17 tahun, penentuan responden mengunakan metode multistage random sampling hasil survei memiliki margin of error +/- 2.3% dan tingkat kepercayaan 95%.

Pengambilan data survei dilakukan dengan metode wawancara melalui saluran telepon seluler dan WhatsApp.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya