Berita

Ketua Umum GMNI, Imanuel Cahyadi/Net

Politik

Sambut Perhatian Jokowi, GMNI Pastikan Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

KAMIS, 01 APRIL 2021 | 00:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Perhatian Presiden Joko Widodo terhadap Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang merayakan Dies Natalis ke-67 disambut positif.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi melalui sebuah video mengajak GMNI untuk tetap berdiri di depan melawan gerakan radikalisme, merawat kebhinnekaan dan toleransi. Presiden juga menyampaikan harapannya agar GMNI terus memperjuangkan Trisakti Bung Karno.

"Kami memyambut baik arahan Presiden Jokowi terhadap GMNI. Kami percaya dengan pelaksanaan Trisakti Bung Karno, maka Indonesia akan dapat mewujudkan cita-cita proklamasi sebagaimana tema dies natalis ini, yaitu memerdekakan Bangsa Indonesia dari segala bentuk penjajahan dan membentuk tatanan masyarakat yang berkeadilan sosial seperti yang tertuang dalam sila kelima Pancasila," kata Ketua Umum GMNI, Imanuel Cahyadi, Rabu (31/3).


Sama halnya dengan Presiden Jokowi, Imanuel juga turut merespons persoalan bangsa saat ini. Menurutnya, GMNI akan selalu menjadi garda terdepan dalam mengawal toleransi.

"Namun, permasalahan bangsa saat ini tidak hanya soal intoleransi, tapi juga soal kemandirian ekonomi, kemandirian pangan, dan persoalan demokrasi," tuturnya.

Ia kemudian menyoroti maraknya isu impor pangan di berbagai sektor, seperti beras, gula, garam, dan daging. Persoalan impor pangan tersebutlah yang dinilai harus segera diselesaikan oleh pemerintahan Jokowi.

"Karena ini adalah persoalan mendasar masyarakat. Jangan sampai Indonesia larut dalam kebijakan impor. Indonesia seharusnya mampu menjalankan konsep kedaulatan pangan," sambungnya.

Di momen dies natalis ke-67, GMNI memastikan akan tetap menjadi mitra kritis pemerintah yang mengawal jalannya pembangunan dan pemerintahan agar sesuai dengan konsepsi Trisakti Bung Karno.

"Saya berharap kebijakan yang dibuat pemerintahan Pak Jokowi akan selalu berlandaskan konsep Trisakti Bung Karno agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya