Berita

Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko/Net

Politik

Aam: Blunder Moeldoko Dukung KLB Sibolangit

RABU, 31 MARET 2021 | 20:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM telah memutuskan menolak pengesahan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sibolangit, Sumatera Utara.

Pendiri Jaringan Nusantara, Aam berpandangan, penolakan dari Kemenkumham itu adalah tamparan keras bagi Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko.

Bukan tanpa sebab, hasil KLB Sibolangin menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum. Dan penetapan itu juga diterima mantan Panglima TNI itu.


"Moeldoko melakulan langkah yang blunder dengan ikut serta mensuport KLB yang ilegal atau inskonstitusional," ujar Aam dalam keterangannya, Rabu (31/3).

Menurutnya, Moeldoko terlalu percaya dengan para petualang politik yang memotori KLB Sibolangi seperti Max Sopacua, Jhoni Allen Marbun dan lainnya.

"Sebagai mantan Jenderal Bintang 4 lulusan terbaik yang mendapat penghagaan Adimakayasa harusnya Moeldoko bisa check and recheck dulu siapa itu Jhoni Alen Marbun Cs," katanya.

Lanjutnya, Moeldoko juga seharusnya bisa membaca terlebih dahulu aturan AD/ART Partai Demokrat soal teknis terlaksananya sebuah KLB.

Terpenting, masih kata Aam, penolakan dari Kemenkumham juga menegaskan bahwa AD/ART Partai Demokrat hasil kongres kelima pada 2020 adalah sah.

"Gerakan KLB yang ditolak pemerintah justru menegaskan konstitusi AD/ART Partai Demokrat yang dikeluarkan tanggal 18 Mei 2020 menjadi kuat dan tidak terbantahkan," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya