Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni/Net

Politik

Gerap Cepat Buru Teroris Pasca Bom Makassar, Pimpinan Komisi III: Atas Nama Rakyat, Saya Ucapkan Apresiasi Pada Polri

RABU, 31 MARET 2021 | 17:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aparat Kepolisian bergerak cepat mengusut jaringan teroris usai teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.

Selang satu hari setelah kejadian itu, Polri bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah berhasil mengungkap identitas pelaku bom bunuh diri tersebut.

Hal yang sama juga terjadi di Condet dan Bekasi, di mana Polri dan BNPT juga berhasil mendeteksi dan menangkap terduga jaringan teroris yang telah membuat dan menyimpan 100 bom rakitan.


Kinerja luar biasa kedua lembaga ini pun mendapatkan apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

Menurut Sahroni, kecepatan identifikasi dan menangkap terduga teroris sangatlah penting untuk keselamatan masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras BNPT bersama Kepolisian kita dalam mengungkap jaringan teroris di Tanah Air. Pengusutan dan identifikasi pelaku dan jaringan dilakukan dengan sangat cepat," ujar Sahroni kepada wartawan, Rabu (31/3).

"Sudah jelas bahwa dengan segala kesigapan dan kecepatan kerjanya, Polri dan BNPT telah berhasil mencegah makin banyaknya aksi terorisme yang akan sangat meresahkan masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sahroni juga menyebutkan, bahwa kesigapan ini sangat penting demi mencegah terjadinya serangan terorisme lanjutan di daerah lain. Kesigapan ini sangat penting dalam upaya menindak aksi terorisme, meskipun ada yang lolos.

“Perlu diketahui bahwa mengungkap dan mengusut jaringan teroris ini bukan pekerjaan yang mudah, karena mereka begitu rapat dan menyatu dengan masyarakat. Jadi memang kesigapan dari Polri dan BNPT sangat penting, meski ada yang lolos juga, namun harus diingat bahwa banyak aksi yang berhasil dihentikan. Karena itu, atas nama rakyat saya ucapkan apresiasi pada Polri dan BNPT atas kinerja cepatnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Legislator Partai Nasdem ini meminta kepada aparat untuk meningkatkan kinerja pengamanan dan terus menggalakkan upaya penyelidikan dan pengungkapan komplotan teroris di seluruh Indonesia.

“Sejauh ini kerja Polri dan BNPT sudah sangat baik, dan perlu ditingkatkan lagi pengamanan di ruang publik sampai situasi benar-benar kondusif," pintanya.

"Selain itu, kami di Komisi III juga meminta pihak kepolisian dan BNPT untuk terus memburu komplotan teroris sampai ke akarnya agar masyarakat kembali bisa merasa tenang dan aman jika berada di ruang publik maupun tempat ibadah,” demikian Sahroni.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya