Berita

Kepala BNPB saat tinjau RS Darurat Lapangan di Mamuju, Sulbar/Ist

Politik

Kunker Ke Mamuju, Doni Monardo Serahkan Alat Dukung RS Darurat Lapangan Senilai RP 4 Miliar

RABU, 31 MARET 2021 | 12:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo melakukan peninjauan Rumah Sakit (RS) Darurat Lapangan Mamuju di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (31/3).

Adapun lokasi RS Lapangan Mamuju tersebut dibangun sebagaimana menurut arahan langsung Ketua Satgas Doni Monardo dalam peninjauan sebelumnya pada 22 Januari 2021.

Tujuan RS Lapangan itu untuk menunjang segala penanganan medis dari RSUD Provinsi Sulawesi Barat yang mengalami kerusakan akibat bencana gempabumi magnitudo 6,2 yang terjadi pada 15 Januari 2021.


Doni didampingi Direktur RSUD Provinsi Sulbar, Indahwati Nursyamsi dan Dandim Mamuju Kolonel Inf. Tri Aji Sartono.

Doni Monardo beserta rombongan dari BNPB meninjau setiap ruangan yang berada di beberapa tenda, mulai dari ruang perawatan umum, ruang ICU, ruang perawatan bayi dan anak, laboratorium, ruang isolasi pasien COVID-19 hingga ruang relaksasi bagi tenaga medis.

Pada peninjauan tersebut Doni juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan beberapa pasien dan menanyakan perihal kondisi pasien hingga kebutuhan medis lainnya.

Kehadiran kembali Ketua Satgas di Provinsi Sulbar dan RS Darurat Lapangan Mamuju tersebut merupakan bagian dari konsistensi dan komitmen Pemerintah Pusat dalam mendukung penuh Pemerintah Daerah.

Komitmen itu dalam rangka percepatan penanganan dan pemulihan pascagempabumi serta percepatan penanganan Covid-19.

“Intinya ini adalah komitmen Pemerintah Pusat dalam mendukung penuh Pemerintah Daerah,” jelas Doni.

Pada kesempatan tersebut, BNPB juga memberikan dukungan untuk RS Darurat Lapangan Mamuju berupa alat medis dan keperluan lainnya senilai Rp 4 miliar yang diserahkan secara simbolis dari Kepala BNPB kepada Sekda Provinsi Sulbar, Muhammad Idris.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tiga ABK WNI Hilang dalam Ledakan Kapal UEA di Selat Hormuz

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:50

Kemenhaj Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Oleh-oleh Haji

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:15

KPK Sempat Cari Suami Fadia Arafiq Saat OTT Kasus Korupsi Pemkab Pekalongan

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:08

AWKI Ajak Pelajar Produksi Film Pendek Bertema Kebangsaan

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:06

Sambut Nyepi, Parade Ogoh-Ogoh Meriahkan Bundaran HI

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:32

Sekjen PSI Jalankan Amanah Presiden Prabowo Benahi Tata Kelola Hutan

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:15

Balas Serangan Israel, Iran Bombardir Kilang Minyak Haifa

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:10

15 Vaksinasi Wajib untuk Anak Menurut IDAI dengan Jadwalnya

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:05

Zendhy Kusuma Soroti Bahaya Penghakiman Digital Usai Video Restoran Bibi Kelinci

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:01

3 Gejala Campak yang Perlu Diwaspadai, Jangan Sampai Salah

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:00

Selengkapnya