Berita

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto/Net

Politik

Secara Formal, PP Pemuda Muhammadiyah Belum Menerima Lahan Dari Jokowi

SELASA, 30 MARET 2021 | 21:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kabar Presiden Joko Widodo memberikan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) kepada Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah menjadi polemik.

Sekjen PP Pemuda Muhammdiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla mengaku telah menerima alokasi TORA seluas 19.685 hektar dari Presiden. Lokasi alokasi tersebut tersebar di Kecamatan Babat Supat, Keluang, Sungai Lilin dan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Meluruskan polemik itu, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto mengatakan, bahwa alokasi lahan tersebut merupakan penugasan dari Presiden Jokowi agar Pemuda Muhammadiyah ikut aktif dalam pemanfaatan lahan yang tidak produktif.


"Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menyambut positif penugasan Presiden tersebut. Karena kami percaya penugasan tersebut sejalan dengan semangat Pemuda Muhammadiyah dalam mengembangkan kemandirian ekonomi. Serta meningkatkan produktifitas pertanian masyarakat," ujar Sunanto dalam keterangannya, Selasa (30/3).

Sebagai jawaban dari penugasan Presiden, dikatakan Sunanto, PP
Pemuda Muhammadiyah melakukan berbagai upaya dan langkah-langkah dalam rangka menindaklanjuti penugasan Presiden tersebut, seperti membangun komunikasi dengan Kementrian serta Pihak terkait.

"Selanjutnya Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah membentuk tim untuk
melakukan kajian pemanfaatan dan pengelolaan lahan sebagaimana penugasan Presiden tersebut," terangnya.

Terpenting, ditekankan Sunanto, bahwa hingga saat ini PP Muhammadiyah belum menerima lahan TORA itu secara formal dari Presiden Jokowi.

"Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah secara formal belum menerima lahan dari Pemerintah. Baik secara admnisitratif dari Kementerian terkait ataupun berupa administrasi lainnya dari Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya