Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Kremlin: Rusia Dan AS Harus Merevisi Hubungan

SELASA, 30 MARET 2021 | 16:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia dan Amerika Serikat (AS) perlu merevisi hubungan bilateral untuk mencegah memburuknya situasi yang ada.

Begitu yang disampaikan oleh jurubicara Kremlin, Dmitry Peskov pada Selasa (30/3). Ia mengatakan Moskow dan Washington perlu mencegah hubungan kedua negara memburuk lebih jauh.

"Akan ada revisi hubungan bilateral Rusia-Amerika di bawah pemerintahan saat ini. Setelah itu, semacam pemahaman tentang ke mana harus melangkah akan diungkapkan," ujar Peskov, seperti dikutip Sputnik.


Peskov mengatakan, Rusia akan mempelajari apa yang pelu dilakukan dalam hubungan dengan AS, setelah merevisi hubungan bilateral di bawah pemerintahan Biden.

"Saya tidak ingin berbicara tentang skenario ekstrem. Tetapi tidak ada yang akan mengizinkan Amerika berbicara dengan Rusia dari posisi yang kuat. Tidak mungkin, baik (Presiden Rusia Vladimir) Putin atau siapa pun dari kepemimpinan Rusia, tidak akan mengizinkan orang Amerika atau siapa pun untuk berbicara dengan kami seperti itu. Ini tidak mungkin," tegasnya.

Hubungan antara Rusia dan AS diliputi ketegangan setelah Moskow dianggap telah mencampuri pilpres AS 2020. Situasi memburuk ketika Presiden Joe Biden menyebut Putin memiliki jiwa seorang pembunuh.

Akibatnya, Rusia menarik duta besar Anatoly Antonov untuk konsultasi. Sementara Putin mengajak Biden melakukan debat, yang ditolak oleh sang presiden AS.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya