Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Lantik Dirut BPOP, Sandiaga Uno: Harus Gercep, Geber Dan Gaspol Siapkan Infrastruktur Destinasi Super Prioritas

SELASA, 30 MARET 2021 | 15:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pejabat Badan Pelaksana Otorita Pariwisata (BPOP) yang baru saja dilantik diminta untuk gerak cepat (Gercep) memajukan sektor pariwisata di destinasi pariwisata super prioritas.

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno usai melantik empat orang pejabat BPOP dan 12 orang pejabat fungsional di lingkungan Kemenparekraf, Senin (29/3).

Sandiaga mengatakan, pelantikan pejabat BPOP merupakan upaya dalam mendorong percepatan penyiapan infrastruktur di lima destinasi super prioritas yang menjadi perhatian Presiden Joko Widodo.


Sementara, perubahan birokrasi dari jabatan struktural ke fungsional merupakan wujud birokrasi yang dinamis, adaptif, lincah, dan profesional dalam mendukung kinerja pemerintah terhadap publik.

Empat Pejabat BPOP yang dilantik terdiri dari Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Danau Toba, Direktur Industri dan Kelembagaan Pariwisata pada Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores, Direktur Destinasi Pariwisata pada Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores, serta Direktur Pemasaran Pariwisata pada Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores.

“Para pejabat yang dilantik pada hari ini harus siap segera gercep (gerak cepat), geber (gerak bersama), dan gaspol (garap semua potensi lapangan kerja) untuk melaksanakan tugas dan fungsi dalam memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, mengakselerasi penciptaan lapangan kerja seluas-luasnya,” kata Sandiaga dalam keterangannya, Selasa (30/3).

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menjelaskan, untuk mengoptimalisasi pengelolaan, pengembangan dan pembangunan di destinasi super prioritas maka dibentuk Badan Pelaksana Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata.

"Melalui Badan Pelaksana Otorita ini diharapkan koordinasi dan sinkronisasi mulai dari perencanaan sampai dengan pengendalian di kawasan pariwisata sesuai dengan fungsi koordinasi, serta melakukan perencanaan, pengembangan, pembangunan, pengelolaan dan pengendalian dapat terwujud. Baik itu di Danau Toba, Borobudur, maupun Labuan Bajo, Flores," demikian Sandiaga.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya