Berita

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian/Net

Politik

Sambut Pembelajaran Tatap Muka, Mendagri Minta Daerah Tanamkan Kesadaran Prokes Ke Siswa

SELASA, 30 MARET 2021 | 14:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah daerah diminta untuk memberikan diskresi pembukaan sekolah tatap muka terbatas. Pembukaan perlu dilakukan dengan tetap melakukan pengawasan yang ketat.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepada daerah untuk bisa melihat sekolah mana yang masuk dalam zona aman dan dapat menerapkan pembelajaran tatap muka.

“Pemerintah daerah juga memberikan guidance dengan jelas, yang jelas bekerja sama dengan Dinkes, Satgas Covid-19 untuk betul-betul prokes yang benar itu diterapkan," ujarnya kepada wartawan, Selasa (30/3).


Protokol kesehatan (prokes), sambungnya, harus bisa ditanamkan dalam kesadaran peserta didik. Hal ini harus dilakukan dengan simpatik dan edukatif agar mereka bisa menyadari pentingnya prokes.

“Bukan sekadar membatasi tapi melindungi mereka agar tidak tertular dan tidak menularkan kepada orang lain," katanya.

Mantan Kapolri itu juga berharap ada evaluasi bertingkat dalam penerapan sekolah tatap muka. Dengan evaluasi, maka akan ada pertimbangan apakah pelaksanaan tatap muka akan berlanjut.

“Evaluasi dilakukan secara bertingkat di daerah tingkat 2, tingkat 1, dan secara nasional sehingga kita akan melihat apakah kebijakan ini dapat kita lakukan dan kita lanjutkan, daerah mana saja yang boleh, sehingga bisa memperluas tatap muka," tuturnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya