Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Bingungologi Kecepatan Cahaya

SELASA, 30 MARET 2021 | 11:44 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

APA yang disebut sebagai kecepatan cahaya merupakan dilema keimanan “ilmiah” bagi saya. Kebingungan saya akibat saya tidak mampu membuktikan kebenaran mau pun ketidak-benaran pernyataan “ilmiah” bahwa kecepatan cahaya dengan syarat bergerak di ruang hampa-udara adalah 299.792.458 meter bukan per jam atau per menit tetapi per detik.

Kebingungan saya sudah mulai menggeliat pada pernyataan kecepatan cahaya yang sangat fantastis terkait syarat hanya di ruang hampa udara.

Lalu bagaimana dengan kecepatan cahaya di luar ruang hampa udara yang masih bisa diperinci demi dipermasalahkan tentang di luar ruang hampa udara dengan berapa prosen ketidak-hampaan udaranya. Lalu kenapa harus 299.792.458? Kenapa bukan 299.792.459?


Kebingungan saya makin menjadi-jadi pada saat saya teringat pada ekuasi E-mc2 bikinan Albert Einstein yang an sich juga masih membingungkan saya sampai sembilan koma sembilan-keliling maka dapat diyakini bahwa kecepatan cahaya di luar atmosfer pasti beda dari di dalam atmosfer.

Kebingungan saya makin parah apabila diseret ke alam semesta dengan infinitas kuantitas galaksi yang tak terhingga sebab tak terhitung kecuali dipaksakan bisa dihitung berdasar tekanan kekuasaan belaka.

Dapat dibayangkan betapa sulit bahkan mustahil menghitung kecepatan cahaya yang terjadi di alam semesta di luar jangkauan daya hitung manusia mau pun super-komputer yang paling pandai berhitung pun. Kecuali diancamkan dengan senjata dogma.

Belum lagi apabila harus menghitung kecepatan cahaya di ruang mikrokosmos di mana para virus, molekul, atom dan entah apa saja lagi berada.

Akibat sadar tidak mampu membuktikan benar-tidaknya maka ketimbang terus menerus bingung berkelanjutan sampai akhir zaman, saya memilih untuk ikhlas pasrah hakul yakin bahwa kecepatan cahaya di ruang vakum adalah memang tidak bisa tidak hukumnya wajib adalah 299.792.458 meter per detik berdasar ukuran meter dan detik yang telah terlanjur disepakati sebagai ukuran satu meter adalah sekian serta satu detik adalah sekian yang telah dibakukan dan dibekukan oleh mereka yang berkuasa membakukan dan membekukan ukuran di alam imperialisme peradaban termasuk kebudayaan termasuk kaidah ukuran ruang dan waktu.

Mohon dimaafkan terutama oleh para penganut paham pragmatisme-utilitarianisme fundamentalis bahwa naskah saya ini mubazir berceloteh ke sana ke mari akibat memang saya sedang menderita radang bingungolitis akibat kehilangan keseimbangan metabolisme lahir-batin akibat terserang angkara murka virus bingungologi kecepatan cahaya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya