Berita

Ketua Bidang Hukum Partai Golkar, Adies Kadir./Repro

Politik

Kecam Keras Bom Makassar, Partai Golkar Minta Aparat Usut Tuntas

MINGGU, 28 MARET 2021 | 15:13 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Partai Golkar mengecam keras aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulsel, Minggu (28/3) pagi,  pukul 9.20 WITA. Aparat penegak hukum harus mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya,

Ketua Bidang Hukum Partai Golkar, Adies Kadir  mengatakan, aksi teror yang terjadi di Makassar sebagai perbuatan yang sangat biadab dan tidak berperikemanusian.

“Tidak ada agama manapun di dunia ini yang mehalalkan dan membenarkan cara-cara seperti ini,” kata Adies dalam keterangannya yang diterima redaksi, Minggu (28/3)


Dalam ledakan pada minggu pagi itu mengakibatkan korban luka-luka petugas geraja dan langsung menewaskan pelaku. Insiden ini telah melukai perasaan, ketenteraman dan ketenangan warga masyarakat.

“Partai Golkar mengecam keras peristiwa pengeboman di Makassar ini, hal ini tidak boleh terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berazaskan Pancasila dan UUD 1945,” tambah Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu.

Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI ini berharap pihak keamanan, TNI dan Polri segera mengusut dan menuntaskan insiden yang meresahkan.

“Partai Golkar ingin agar aparat penegak hukum, baik TNI, Polri, BNPT maupun BIN untuk mengusut tuntas kasus pengeboman di Makassar ini, sampai ke akar-akarnya,” ungkap Adies.

Adies meminta Polri dan BNPT untuk terus meningkatkan kewaspadaannya. Aksi teror seperti ini sudah beberapa tahun terakhir tidak pernah terjadi di Tanah Air.

“Kenapa ini bisa terjadi? Bagaimana prediksi dari pihak-pihak penegak hukum terkait? Kenapa bisa kecolongan lagi? Hal ini harus dapat dijelaskan dengan tuntas oleh aparat penegak hukum kepada seluruh masyarakat Indonesia maupun Internasional,” tutur Adies.

Kepada masyarakat,  ia mengimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh aksi keji tersebut. Adies juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta keamanan di tempat masing-masing.

“Keluarga besar Partai Golkar turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas terjadinya peristiwa ini dan juga  atas meninggalnya korban bom Makassar ini. Semoga arwah para korban diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” pungkas Adies.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya