Berita

Ketua Relawan Joman, Immanuel Ebenezer/Net

Politik

Jokowi Mania Ingin Siapapun Otak Pelaku Bom Bunuh Diri Dibekuk

MINGGU, 28 MARET 2021 | 13:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dugaan aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar mengundang kemarahan kelompok relawan Jokowi.

Kelompok yang tergabung dalam Relawan Jokowi Mania (Joman) mengutuk keras ledakan dan menilainya sebagai aksi brutal dengan pola lama yang tidak pernah berhasil untuk menarik perhatian publik.

Ketua Relawan Joman, Immanuel Ebenezer menegaskan bahwa serangan teror ke gereja adalah tindakan kekerasan yang sangat brutal. Apalagi gereja adalah tempat jemaat Kristiani beribadah yang jelas-jelas adalah masyarakat sipil.


"Ketika tempat ibadah atau gereja diserang ini jelas pola lama yang selalu terulang. Pertanyaannya juga sama, kenapa sih mesti gereja yang diserang. Apa salah gereja," kata aktivis 98 ini kepada wartawan, Minggu (28/3).

Dirinya meminta aparatur keamanan dan intelejen bergerak cepat untuk mengungkap siapa pelaku pengeboman gereja ini.

Terlebih, dia mengaku pernah mendengar bahwa kelompok teroris garis keras sudah memutuskan tidak lagi menyerang simbol-simbol barat ataupun gereja. Di mana fokus serangan mereka adalah pemerintah.

“Tapi kok sekarang mendadak gereja lagi yang jadi target. Apa sekarang balik lagi ke cara lama,” tuturnya..

Noel sendiri mengaku tidak mengetahui siapa dalang teror ini, apa kelompok radikal, pemain lama, atau kelompok baru yang coba mengguncang stabilitas politik dan keamanan.

"Tangkap dan buru pelakunya. Siapapun otaknya harus dibekuk," kata Noel.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya