Berita

American Center di Yangon jadi sasaran tembakan selama Hari Angkatan Bersenjata Myanmar/Net

Dunia

Pusat Kebudayaan AS Di Yangon Kena Sasaran, Dubes Vajda: Pertumpahan Darah Ini Mengerikan

MINGGU, 28 MARET 2021 | 11:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pusat kebudayaan American Center di Yangon dilaporkan menjadi sasaran tembakan selama Hari Angkatan Bersenjata pada Sabtu (27/3).

Kedutaan Besar AS lewat akun Twitter-nya, USEmbassyBurma, mengonfirmasi serangan tersebut. Belum diketahui siapa yang memberikan tembakan tersebut.

"Tidak ada yang cedera. Kami sedang menyelidiki insiden itu," ujar kedutaan.


Duta Besar AS untuk Myanmar, Thomas Vajda juga telah memberikan pernyataan atas insiden berdarah yang terjadi di Myanmar.

"Pada Hari Angkatan Bersenjata, pasukan keamanan membunuh warga sipil tak bersenjata, termasuk anak-anak, orang-orang yang dalam sumpah mereka akan dilindungi. Pertumpahan darah ini mengerikan," ujarnya.

"Ini bukanlah tindakan pasukan militer atau polisi profesional. Rakyat Myanmar telah menyatakan dengan jelas: mereka tidak ingin hidup di bawah aturan militer. Kami mendesak diakhirinya kekerasan dan dikembalikannya demokrasi pemerintahan terpilih," lanjutnya.

Selain menggunakan kekerasan pada warga sipil, tentara juga melakukan pertempuran dengan kelompok etnis bersenjata.

Jet militer telah menewaskan sedikitnya tiga orang dalam serangan di sebuah desa yang dikendalikan oleh kelompok bersenjata dari minoritas Karen, setelah faksi Serikat Nasional Karen sebelumnya mengatakan telah menyerbu sebuah pos militer di dekat perbatasan Thailand.

Mengutip CNA, 114 orang meninggal dunia dalam satu hari akibat kekerasan pasukan keamanan. Sementara sejak kudeta pada 1 Februari, sedikitnya 440 orang dinyatakan tewas.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya