Berita

Klenteng Kwan Sing Bio/Net

Nusantara

Tanda Daftar Rumah Agama Buddha Untuk TITD Kwan Sing Bio Resmi Dicabut

MINGGU, 28 MARET 2021 | 02:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seluruh umat Tridharma, khususnya umat Konghuchu, menyambut gembira saat Dirjen Binmas Buddha Kementerian Agama RI, mencabut Tanda Daftar Rumah agama Buddha Nomor 08.06.35.23.00708 Tertanggal 8 Juli 2020 dan Surat Keputusan Dirjen Binmas Buddha Nomor B.1196.DJ.VII/DT.VII.1/BA.1.01/07/2020 tertanggal 13 Juli 2020, hal pengurus dan penilik TITD (Tempat Ibadah Tri Dharma) Kwan Sing Bio dan Tjoe Ling Kiong Tuban.  

Ini merupakan tindaklanjut dari Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara nomor 177/G/2020/PTUN-JKT, tertanggal 2 Maret 2021. Surat Keputusan dari Dirjen Binmas Buddha dengan nomor B. 772 /Set.VII/3/2021, tertanggal 25 Maret 2021, ditandatangani oleh Dirjen Buddha Kemenag RI, Caliadi.

"Hal ini bukan menang dan kalah dalam putusan pengadilan, namun untuk kedamaian dan memperkuat kedudukan hukum saja. Yang penting ada kehadiran negara dalam penyelesaian kasus ini. Sekarang semua sudah klir dan umat Tri Dharma bisa beribadah dengan tenang dan khusyuk," ungkap tokoh Khonghucu Indonesia, Alim Sugiantoro, Sabtu (27/3), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.


Alim yang menjabat Ketua Penilik demisioner Klenteng Kwan Sing Bio, juga mengapresiasi dengan hadirnya negara dalam menyelesaikan kasus ini. Ditunjukkan kehadiran Sekjen Kemenag RI dan sejumlah pejabat di TITD Kwan Sing Bio saat perayaan Cap Go Meh kemarin.

Bahkan juga dukungan dari sejumlah tokoh pemuda lintas agama, hal tersebut membuat suasana menjadi adem dan damai.

Dengan turunnya surat tersebut, segala persoalan hukum di TITD Kwan Sing Bio Tuban sudah berakhir dan seluruh umat bisa beribadah dengan tenang kembali.

"TITD Kwan Sing Bio adalah rumah ibadah untuk umat Tri Dharma yakni Tao, Buddha, dan Konghucu, mari rukun dan beribadah bersama," imbuhnya.

Menyikapi masih adanya pihak yang mengajukan banding soal keputusan PTUN atas TITD Kwan Sing Bio tersebut, Alim mengatakan bukan menjadi prioritas.  

"Kami dengar Tio Eng Bo atau Marjoyo, mengajukan banding atas putusan PTUN itu adalah hak dia, namun menurut saya itu berlebihan. Karena ia sudah tidak berkepentingan dalam hal ini, sudah selesai pengakuan kepengurusannya. Malah terkesan mencari masalah dan memperkeruh suasana," ujar Alim.

Marjoyo merupakan salah satu pengurus yang melakukan pergantian kepengurusan TITD Kwan Sing Bio yang tidak sesuai prosedur AD/ART, merupakan produk dari SK yang sudah dicabut oleh PTUN.

"Ada kepentingan yang besar yang muncul, yakni toleransi beragama, kedamaian dan perdamaian Indonesia. Khususnya umat Tri Dharma yang beribadah di TITD Kwan Sing Bio. Apalagi saat ini masih berada dalam masa Pandemi," tandas Alim. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya