Berita

Ketua KPK Firli Bahur/Net

Politik

Firli Bahuri: Tidak Ada Lagi Istilah Jumat Keramat, Setiap Hari Adalah Keramat Bagi Koruptor

JUMAT, 26 MARET 2021 | 08:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Berbagai koordinasi dan kunjungan ke daerah yang dilakukan oleh KPK merupakan bagian dari upaya pencegahan korupsi. Di daerah, KPK terus mengumandangkan semangat pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Begitu tegas Ketua KPK Firli Bahuri saat acara bincang-bincang di salah satu stasiun televisi nasional, bersama Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Wakapolda Aceh Brigjen Pol Raden Purwadi dan Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN RI Provinsi Aceh, Agustyarsyah, Kamis (25/3) sore.

Firli mengurai bahwa KPK mempunyai tugas melakukan tindakan-tindakan pencegahan sehingga tidak terjadi tindak pidana korupsi, melakukan koordinasi dengan instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tindak pidana korupsi dan instansi yang bertugas melaksanakan pelayanan publik, memonitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara.


Selanjutnya, melakukan supervisi terhadap instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tindak pidana korupsi. Melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi serta melakukan tindakan untuk melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

“Dari total enam tugas KPK, empat di antaranya adalah upaya pencegahan dan dua lainnya adalah upaya pencegahan. Untuk itu, upaya sosialisasi terus kita gencarkan agar seluruh aktivitas pelayanan publik berjalan baik tanpa memberi celah sedikitpun untuk korupsi,” ujar Firli.

KPK selama di bawah kepemimpinannya, selalu fokus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membenahi wilayah yang rentan korupsi. Di antaranya mutasi pejabat, perizinan, pengadaan barang dan jasa, pengesahan APBD, pengesahan laporan.

“Sebagai contoh, untuk mencegah upaya korupsi pada sektor pengadaan barang dan jasa. KPK selama ini mendorong agar pengadaan barang dan jasa itu dilakukan dengan sistem elektronik. Korupsi itu terjadi karena keserakahan, kekuasaan, kesempatan, hukuman yang rendah dan sistem yang buruk. Makanya kami mendorong kepala daerah melakukan pembenahan sistem,” kata Firli.

Ketua lembaga anti rasuah itu juga menegaskan, bahwa orang yang melakukan korupsi juga disebabkan oleh rendahnya integritas. Oleh karena itu, dalam setiap kunjungannya ke daerah, dirinya selalu mengingatkan para kepala daerah agar tidak mengkhianati amanah rakyat.

Korupsi hadir karena adanya kekuasaan dan kesempatan serta kurangnya integritas selaku anak bangsa. Untuk itu, Firli mengajak untuk semua elemen berkomitmen terkait pemberantasan korupsi dan jangan mau menerima suap atau hadiah.

“Kepada seluruh penyelenggara pemerintahan saya juga selalu mengimbau agar jangan mau terlibat dalam praktik korupsi. Rakyat memilih kita karena ingin mendapatkan perubahan ke arah yang jauh lebih baik, pegang teguh amanah rakyat,” imbau Ketua KPK.

KPK, sambungnya, tidak akan segan dalam menindak pelaku korupsi. Bahkan Firli memastikan tidak akan ada haris khusus untuk menindak mereka. Menurutnya, semua hari akan menjadi tidak menyenangkan bagi koruptor.

“Ingat! tidak ada lagi istilah Jumat keramat. Saat ini, setiap hari adalah keramat bagi para koruptor,” pungkas Firli tegas.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya