Berita

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono/Ist

Politik

Kritik Buwas, Arief Poyuono: Rakyat Bisa Turun Ke Jalan Kalau Beras Langka

RABU, 24 MARET 2021 | 14:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tidak ada alasan bagi Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso untuk menolak rencana pemerintah mengimpor beras. Sebab bila merujuk kebutuhan konsumsi beras saat ini, produksi beras dalam negeri belum bisa mengimbangi.

"Produksi beras kita kurang lebih 31 juta ton per tahun. Ini mepet dengan komsumsi kita yang kurang lebih 32 juta ton per tahun dan produksi ini bisa pertahun turun kurang lebih 3 juta ton atau 10 persen karena cuaca ekstrem," kata Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (24/3).

Pemerintah, kata dia, harus memiliki stok pangan, khususnya beras untuk menghadapi risiko terjadinya cuaca ekstrem, bencana alam, hingga mengantisipasi ketersediaan dan harga beras di luar negeri yang berpotensi menaikkan harga hingga terjadi kelangkaan.


"Ini bahaya bagi negara dan pemerintahan kita di saat menghadapi Covid-19. Covid-19 telah banyak menghambat sistem supply chain dunia, tentunya impor beras juga enggak bisa cepat," sambungnya.

Belum lagi bila melihat kategori masyarakat pra sejahtera. Menurut Poyuono, dari total masyarakat Indonesia, sekitar 30 persen masih dikategorikan pra sejahtera.

"Mereka sangat sensitif dan bisa muncul demonstrasi kalau harga-harga bahan pokok naik dan langka pula. Apalagi zaman sosmed, hoax. Kalau 1 persen saja masyarakat turun ke jalan, pemerintah bisa jatuh dalam hitungan hari," jelasnya.

"Kita perlu lindungi pemerintah ini yang lagi serius membenahi negara akibat Covid-19 sambil sekaligus membangun infrastruktur mengejar ketinggalan dari bangsa lain," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya