Berita

Ajudan mantan Menteri Sosial Juliari P. Batubara, Eko Budi Santoso saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (22/3)/RMOL

Hukum

Jaksa KPK Putar Sadapan Telepon Ajudan Juliari Dengan Adi Wahyono, Ngobrol Soal Uang Saku

SENIN, 22 MARET 2021 | 17:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memutarkan rekaman sadapan telepon antara tersangka Adi Wahyono dengan ajudan mantan Menteri Sosial Juliari P. Batubara, Eko Budi Santoso.

Rekaman ini diputar saat Eko Budi Santoso menjadi saksi di persidangan pihak pemberi suap yaitu Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (22/3).

Awalnya, Jaksa mendalami keterangan saksi Eko yang saat ini masih aktif sebagai anggota TNI Angkatan Darat (AD) soal adanya titipan uang dari Adi Wahyono selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) di Kementerian Sosial pada Mei 2020.


"Apakah saudara pernah pada suatu ketika pada bulan Mei saudara pernah menerima titipan dari Pak Adi Wahyono kemudian untuk diserahkan kepada Menteri, uang sebesar Rp 1,7 miliar?" tanya Jaksa dan dijawab tidak oleh Eko.

Jaksa pun kembali mendalami keterangan Eko soal adanya titipan uang juga dari Adi sekitar Juli-September 2020 sebesar Rp 3 miliar untuk pembayaran pengacara. Eko pun kembali menjawab "tidak ada".

"Apakah kemudian saudara pernah menerima titipan uang sebesar Rp 1,5 miliar. Saudara disumpah loh ya! Kekuatan sumpah tentu mengikat pada saudara dan tentu ada konsekuensi logis atas keterangan yang saudara sampaikan ini selain saudara mungkin ada ancaman pidananya juga saudara bertanggungjawab atas diri saudara dengan Tuhan saudara ya," tegas Jaksa setelah mendengar jawaban Eko yang selalu menjawab "tidak".

Selanjutnya, Eko mengaku pernah ada kunjungan ke luar kota, yakni ke Medan dan Semarang sekitar awal November 2020 yang juga diikuti oleh Juliari, Adi dan lainnya.

"Untuk malam sekitar setengah 8 malam itu ada Pak Adi telepon saya, katanya ada titipan barang ke saya. Terus saya tanya, itu berupa apa, 'uang saku'," kata Eko.

Akan tetapi sambung Eko, titipan itu tidak sempat diterimanya. Eko juga mengaku tidak mengetahui maksud dari uang saku yang diucapkan oleh Adi.

Kemudian, Jaksa memutar rekaman percakapan telepon antara Adi dengan Eko. Berikut percakapannya:

Adi: Mas Eko, besok jadwal pesawatnya jam berapa?

Eko: Tadi kan saya nanya, setengah 8 posisi sudah ada di Airport. Kalau ada perubahan nanti saya info Pak.

Adi: Enggak, nanti barang yang bawa Mas Eko saja ya? Nanti diperiksa nanti,

Eko: Apa itu?

Adi: Ya ada uang saku, langsung dibawa ke Semarang dan Kendal.

Eko: Aman udah entar kita bawa.

Adi: Situ yang bawa?

Eko: Aman, aman, aman. Langsung tempat masuk pengecekan.

Adi: Tempat masuk pengecekan? Situ emang bisa masuk langsung?

Eko: Udah nanti urusan saya itu.

Adi: Ya sudah kalau gitu besok ya jam 7.30, jam 7 sudah di sana lah.

Eko: Siap, siap, siap.


"Betul itu suara saya, yang tadi saya jelaskan seperti itu. Makanya saya tanyakan itu titipan apa. Kan saya tidak tahu," kata Eko setelah mendengarkan rekaman tersebut.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya