Presiden Recep Tayyip Erdogan/Net
Presiden Recep Tayyip Erdogan/Net
Belum ada penjelasan resmi tentang alasan Turki mundur dari kesepakatan yang dirancang untuk melindungi perempuan, sementara para pegiat terus-terusan menggencarkan kampanye perang melawan kekerasan rumah tangga.
Para pejabat di Partai AK yang berkuasa di Turki pernah mengatakan pada tahun lalu bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mundur di tengah perselisihan tentang bagaimana mengekang kekerasan yang meningkat terhadap perempuan.
Populer
Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42
Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30
Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18
Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19
Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10
UPDATE
Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09
Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29
Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28
Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05