Berita

Anggota DPD RI Jimly Asshiddiqie/Net

Politik

Jimly Asshiddiqie: Kata Agama Disebut 14 Kali Di UUD, Bahaya Jika Di Peta Jalan Pendidikan Tidak Ada

KAMIS, 18 MARET 2021 | 15:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tidak adanya frasa agama dalam Peta Jalan Pendidikan Nasional 2020 hingga 2035 sempat menuai polemik di masyarakat. Bahkan teranyar, anggota DPD RI Jimly Asshiddiqie turut mengingatkan arti pentingnya frasa tersebut.

Dia mengurai bahwa UUD Negara Republik Indonesia 1945 berulang kali mencantumkan frasa agama. Artinya peta jalan pendidika yang dibuat Kemendikbud sudah seharusnya mencantumkan frasa tersebut.

“Kata ‘agama’ dalam UUD 1945 disebut 14 kali, bahkan jadi judul Bab XI UUD45. Kalau, Peta Jalan Pendidikan tidak sebut kata agama, kesalahannya sangat fatal,” tutur Jimly lewat akun Twitter pribadinya, Kamis (18/3).


Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengingatkan bahwa dalam filsafat ada aliran theisme yang tidak mengakui agama.

“Sedangkan ketuhanan dalam Pancasila tidak terpisah dari agama,” tegasnya.

Atas alasan itu, dia bersyukur lantaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim telah mendengar kritik masyarakat perihal tersebut.

“Syukurlah kalau sekarang sudah diperbaiki,” tutupnya.

Mendikbud Nadiem Makarim menyebut, Kemendikbud akan merevisi draf Peta Jalan Pendidikan Nasional 2020-2035 dan memastikan frasa agama akan dimuat secara eksplisit dalam Visi Pendidikan Indonesia.

“Kami akan pastikan bahwa kata ini akan termuat pada revisi Peta Jalan Pendidikan selanjutnya," tegasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya