Berita

Mantan Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah/Net

Politik

Febri Diansyah: Dalam Korupsi Impor Selalu Ada Rente

KAMIS, 18 MARET 2021 | 07:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rencana pemerintah untuk melakukan impor beras sebanyak 1 juta ton pada awal tahun ini terus mendapat kritikan. Sekalipun pemerintah beralasan bahwa impor dilakukan untuk menjaga stok beras nasional.

Teranyar, kritik datang dari mantan Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah. Dia mengingatkan bahwa di negeri ini sudah ada banyak kasus korupsi terkait kebijakan impor. Mulai dari impor daging, ikan, gula, bawang putih sampai tekstil.

“Semoga tidak bertambah dan kasus-kasus tersebut dapat menjadi pembelajaran sebelum mengambil kebijakan impor, terutama pangan dan kebutuhan pokok,” tegasnya lewat akun Twitter pribadi, Rabu (17/3).


Febri mengurai, selalu ada rente di balik setiap korupsi impor. Di mana modus korupsi impor ini juga diawali dengan pekikan demi mencukupi kebutuhan rakyat.

Penerima rente atau suap ini, sambungnya, tentu pejabat yang punya kewenangan dan bahkan pimpinan partai politik.

“Dalam kasus suap impor bawang putih, misalnya: fee per kg mulai Rp50 hingga Rp 1,7 ribu,” demikian Febri Diansyah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya