Berita

Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Ardhya Pratiwi Setiowati/Net

Politik

Diperlukan Komitmen Bersama Untuk Perbaiki Degradasi Moral Di Kalangan Pelajar

SELASA, 16 MARET 2021 | 15:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ilmu dan teknologi saat ini berkembang sangat pesat. Konten-konten di dunia maya juga sangat beragam. Pesatnya perkembangan iptek dikhawatirkan oleh banyak pihak akan berdampak terhadap degradasi moral, budaya dan kepribadian bangsa Indonesia.

Demikian disampaikan anggota DPR/MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Ardhya Pratiwi Setiowati saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan ratusan pemuda dan tokoh agama, di Desa Sadananya, Ciamis, Jawa Barat, Selasa (16/3).

"Kekhawatiran yang cukup mendasar bila kita lihat banyak kejadian di tanah air seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, seks bebas. Pudarnya perilaku budi pekerti yang selama ini melekat dan menjadi ciri khas bangsa kita," ujar Ardhya Pratiwi Setiowati.


Menurutnya, kejadian negatif di tengah pesatnya kemajuan teknologi itu adalah sebuah kemunduran moral yang muaranya akan melahirkan sekelompok generasi skeptis.

"Tidak peduli lagi terhadap lingkungan sekitar, asyik dengan kehidupannya sendiri dan lebih jauh tidak perduli dengan kondisi bangsanya. Sebuah generasi yang dikhawatirkan tidak memiliki daya saing di dunia internasional, kehilangan rasa nasionalis, minim pengetahuan, dan gampang diperbudak bangsa lain," ujar Ardhya Pratiwi Setiowati.

Walaupun harus diakui, lanjut Ardhya Pratiwi Setiowati, bahwa tidak semua siswa pelajar, pemuda ataupun remaja yang memiliki sifat atau karakter seperti yang disampaikan tadi.

"Masih banyak pula siswa pelajar yang memiliki prestasi gemilang dan berhasil mengharumkan nama bangsa. Tetapi yang menjadi catatan kita, jumlah siswa, generasi muda dengan pola tingkah laku yang tidak baik tadi, jumlahnya semakin bertambah dari tahun ke tahun," sebut dia.

Diperlukan komitmen bersama semua elemen bangsa untuk memperbaiki degradasi moral di kalangan pelajar dan remaja Indonesia. Sebab, bila sebuah negara mentalitas generasi mudanya begitu rendah dan terpuruk, maka tinggal menunggu waktu saja kehancuran di negeri itu.

Jelas Ardhya Pratiwi Setiowati, sebagai warga negara yang baik tentulah kita berkewajiban memperbaiki mentalitas bangsa ini, terutama di level siswa pelajar sebagai pemegang tongkat estafet kepemimpinan di masa yang akan datang.

"Semoga pemuda-pemuda kita kelak menjadi generasi yang memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi, memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, meyakini Pancasila sebagai ideologi Negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan bela negara," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya