Berita

Ketua DPW PKS Jabar, Haru Suandharu/Net

Politik

Wacana Presiden 3 Periode, PKS Jabar: Kita Sama-sama Sepakat Dua Periode, Demi Kaderisasi Dan Demokrasi

SELASA, 16 MARET 2021 | 15:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wacana masa jabatan presiden 3 periode kembali mengemuka dan menjadi polemik belakangan ini. Hal tersebut dinilai berpotensi melahirkan otoritarianisme dalam pemerintahan.

Ketua DPW PKS Jabar, Haru Suandharu menilai, jabatan Presiden, Gubernur, maupun Walikota/Bupati cukup 2 periode saja.

"Demi berjalannya proses demokrasi maupun kaderisasi, saya kira harusnya kita sama-sama tetap sepakat dua periode. Ya kan kita dulu sudah sepakat, dulu ada reformasi sama-sama," ujar Haru, Selasa (16/3), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Menurutnya, jika saat ini jabatan Presiden ditambah 1 periode maka Pemilu akan mundur dari jadwal yang seharusnya. Hal tersebut tentunya dapat berpotensi munculnya usulan 4 periode jabatan presiden, dan akhirnya tidak dibatasi.

"Kalau sudah seumur hidup, nanti repot lagi, harus reformasi lagi. Walaupun barangkali ada pihak yang sangat menginginkannya," tuturnya.

Haru menegaskan, masa jabatan presiden dinilai cukup ideal dengan 2 periode, sehingga ke depan dapat muncul kader-kader baru.

Ia menambahkan, jabatan tersebut merupakan pilihan rakyat dalam pelaksanaan Pemilu yang jujur, bebas, adil, dan rahasia.

"Kalau saya harapannya ya seperti apa yang disampaikan oleh Pak Jokowi dan Pak Hidayat, ya cukup lah. Agar alam demokrasi yang sehat dapat hadir seperti apa yang sama-sama diharapkan," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya