Berita

Pemakaman korban tewas dalam unjuk rasa di Myanmar/Reuters

Dunia

Diiringi Isak Tangis, Warga Makamkan Puluhan Korban Unjuk Rasa Myanmar

SELASA, 16 MARET 2021 | 12:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Isak tangis menyelimuti Myanmar ketika puluhan korban bentrokan dengan pasukan keamanan dimakamkan.

Sebelum pemakaman, warga di Yangon dan Mandalay juga menggelar acara menyalakan lilin pada Senin malam (15/3). Menurut laporan media dan foto di media sosial, acara yang sama juga digelar di beberapa kota lainnya.

Dimuat Reuters, pemakaman korban unjuk rasa dijadwalkan berlangsung pada Selasa (16/3), termasuk di Yangon.

Data dari Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) menunjukkan, pasukan keamanan telah menembak mati setidaknya 20 orang dalam aksi unjuk rasa pada Senin. Sementara sedikitnya 74 orang tewas pada Minggu (14/3).

Totalnya, sudah ada 183 orang yang terbunuh oleh pasukan keamanan sejak kudeta militer pada 1 Februari.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Antonio Guterres mengaku terkejut dengan meningkatnya kekerasan di Myanmar. Ia pun meminta komunitas internasional untuk bahu-mambahu mengakhiri penindasan di Burma.

Insiden paling berdarah sejak kudeta terjadi pada Minggu. Hal tersebut membuat junta militer memberlakukan darurat militer di sejumlah kota.

Stasiun TV lokal, MRTV melaporkan, darurat militer membuat komandan militer mengambil alih administrasi distrik, termasuk pengadilan.

Populer

Joko Widodo Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang

Sabtu, 08 Mei 2021 | 07:06

Ajakan Presiden Jokowi Makan Babi Saat Lebaran, ICMI: Tidak Punya Empati!

Sabtu, 08 Mei 2021 | 13:17

Ini Penjelasan Firli Bahuri Soal Isu Pemecatan Novel Baswedan Dkk Karena Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Senin, 03 Mei 2021 | 19:59

Soal Jokowi Dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno

Sabtu, 08 Mei 2021 | 11:55

Presiden Jokowi Bisa Beri Mandat Kepada Jusuf Kalla Untuk Selesaikan Papua

Selasa, 04 Mei 2021 | 16:51

Ustadz Abdul Somad Diserang Kabar Burung, Kali Ini Tentang Kado Pernikahan

Minggu, 02 Mei 2021 | 22:03

Praktik Mandi Kotoran Sapi Untuk Cegah Covid-19 Makin Marak Di India, Dokter: Tidak Ada Bukti Ilmiah

Selasa, 11 Mei 2021 | 11:57

UPDATE

Bahas Situasi Gaza Dengan Putin, Erdogan Desak Pasukan Penjaga Perdamaian Dikirim Ke Palestina

Rabu, 12 Mei 2021 | 17:25

Menteri Agama: Idulfitri Saat Pandemi Makin Perkuat Nilai Kemanusiaan

Rabu, 12 Mei 2021 | 17:20

Mahmoud Ahmadinejad Resmi Daftarkan Diri Jadi Capres Iran

Rabu, 12 Mei 2021 | 17:03

Ngamar Saat PSBB, Oknum IKPP Perawang Beri Contoh Buruk Bagi Masyarakat

Rabu, 12 Mei 2021 | 16:56

Perlu Anggaran Khusus Untuk Jadikan Ekonomi Hijau Tak Sekadar Wacana

Rabu, 12 Mei 2021 | 16:35

Ketua Senator Imbau Warga Shalat Idulfitri Di Rumah Masing-masing

Rabu, 12 Mei 2021 | 16:14

Israel Bombardir Tel al-Hawa

Rabu, 12 Mei 2021 | 15:57

121.026 Narapidana Dapat Remisi Khusus Idulfitri, 550 Napi Langsung Bebas

Rabu, 12 Mei 2021 | 15:53

Pemda Diminta Taat Instruksi Mendagri Soal Penutupan Tempat Wisata

Rabu, 12 Mei 2021 | 15:30

Kritik Kenaikan PPN, Indef: Berburu Di Hutan Dulu, Kalau Habis Baru Ke Kebun Binatang

Rabu, 12 Mei 2021 | 15:13

Selengkapnya