Berita

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden dan wakilnya, Kamala Harris/Net

Dunia

Bungkam Soal Kasus Pelecehan Seksual Andrew Cuomo, Kemanakah Biden Dan Harris?

MINGGU, 14 MARET 2021 | 08:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Nama Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan wakilnya, Kamala Harris, ikut dibawa dalam kasus pelecehan seksual yang menjerat Gubernur New York Andrew Cuomo.

Salah seorang wanita yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual Cuomo, Lindsey Boylan, mengkritik Biden dan Harris karena tidak mengomentari kasus tersebut.

Kritikan Boylan muncul lewat cuitan di Twitter setelah Cuomo membantah kesalahannya dan bersikeras enggan mengundurkan diri.


"Gubernur telah membantah semua kesalahan. Dia naik platform hari ini dan berkata 'ada banyak motivasi mengapa orang melakukan sesuatu'. Dia menyerukan kebencian dan spekulasi untuk diarahkan ke para penuduhnya," cuit Boylan yang diketahui telah dihapus.

'Ini juga mempertanyakan penilaian dan keberanian @POTUS dan @KamalaHarris," lanjutnya, menambahkan akun Biden dan Harris.

Dimuat Fox News, sejumlah politisi Demokrat, termasuk Senator Chuck Schumer telah menyerukan agar Cuomo mundur. Namun sejauh ini Biden dan Harris belum memberikan komentar atas masalah tersebut.

Jurubicara Gedung Putih Jen Psaki berdalih, Biden dan Harris mendukung penyelidikan jaksa agung negara bagian atas masalah tersebut.

Psaki mengatakan, Biden percaya setiap wanita yang memberikan klaimnya pantas untuk didengar dan diperlakukan dengan hormat

Selain diduga melakukan pelecehan seksual, baru-baru ini Cuomo juga disebut telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga.

Hal itu terungkap dari seorang penulis biografi Cuomo, Michael Shnayerson yang mengatakan bahwa mantan istri sang gubernur, Kerry Kennedy sempat tidur di kamar mandi yang terkunci untuk menghindar dari kekerasan yang dilakukan suami.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya