Berita

Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Nasrullah/RMOL

Politik

Sikapi Polemik Demokrat, Pemuda Muhammadiyah Minta Kapolri Berdiri Di Atas Semua Golongan

JUMAT, 12 MARET 2021 | 13:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Beredarnya informasi atas dugaan intimidasi oknum aparat kepolisian pada pengurus Partai Demokrat daerah harus disikapi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan arif dan bijaksana.

Demikian disampaikan Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Nasrullah  kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (12/3).

Nasrulllah menjelaskan, dugaan ancaman yang diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny Kabur Harman harus dibuktikan kebenarannya.


Nasrullah meminta Kapolri dapat memastikan profesionalisme akan dijunjung tinggi oleh Polri.

"Kami meyakini Kapolri telah mengajarkan kepada bawahannya bahwa mereka bertindak untuk semua anak bangsa, tanpa terkecuali," demikian kata Nasrullah.

Lebih lanjut Nasrullah berpendapat Konsep Presisi yang digawangi Jenderal Sigit menjadi jawaban bahwa Polri akan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, golongan dan kelompok tertentu.

"Percayalah, jikalau memang ada dugaan-dugaan negatif yang dilakukan aparat terhadap demokrat, tentu itu ulah oknum. Karenanya, kawan2 demokrat tetap harus berbaik sangka," demikian keyakinan Nasrullah.  

Pemuda Muhammadiyah, ditambahkan Nasrullah mengajak semua pihak untuk merawat demokrasi secara bersama-sama. Atas kisruh yang melanda Partai Demokrat, Nasrullah yakin akan dapat memberi hikmah untuk proses kemajuan demokrasi Indonesia.

"Kita semua tengah menghadapi maslah kebangsaan yang cukup pelik dan panjang pandemi Covid-19. Karena sesungguhnya di balik peristiwa selalu tersimpan jawaban-jawaban yang memungkinkan kita melangkah lebih baik lagi," pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya